Polman, Mesakada.com – Bocah laki-laki berinisial RA (5) ditemukan tewas setelah diduga terpeleset dan terbawa arus saluran irigasi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Korban diduga luput dari pengawasan orang tua saat bermain di sekitar saluran irigasi yang berada tepat di belakang rumahnya.
Peristiwa nahas tersebut terjadi di Desa Mapilli Barat, Kecamatan Luyo, Senin (14/9/2026) sekira pukul 12.00 WITA. Mayat korban ditemukan warga sekitar 400 meter dari lokasi awal korban diduga terjatuh. Dalam potongan video yang beredar, seorang warga terlihat masuk ke dalam saluran irigasi untuk mencari tubuh korban.
Warga kemudian berhasil menemukan dan mengangkat korban dari dalam saluran. Tubuh bocah tersebut tampak hanyut terbawa arus sebelum warga berupaya memberikan pertolongan pertama dengan membalik tubuhnya.
“Menurut informasi, korban meninggalkan rumah tanpa terlihat orang tuanya yang sedang istirahat, diperkirakan terpeleset sehingga hanyut di saluran,” kata Kepala Desa Mapilli Barat, Darwis.
Darwis mengungkapkan, saluran irigasi tempat korban diduga terjatuh sebenarnya tidak terlalu dalam. Namun, arus air saat kejadian cukup deras hingga diduga mampu menyeret tubuh korban sejauh ratusan meter.
Warga sempat mengevakuasi RA ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa bocah tersebut tidak berhasil diselamatkan.
Menurut Darwis, warga yang pertama menemukan korban awalnya tidak mengetahui identitas bocah tersebut. Pihak keluarga baru menyadari RA tidak berada di rumah setelah ada warga yang datang menanyakan keberadaannya.
“Orang yang menemukan sempat tidak mengetahui ini anak siapa, tidak ada yang kenal, nanti ada yang ke rumahnya menanyakan keberadaannya, baru keluarganya sadar kalau ini anak sudah tidak di rumah,” pungkasnya. (*)






