Mamuju, Mesakada.com — Kabupaten Mamuju memperoleh alokasi bantuan pangan berupa beras untuk sekitar 25.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Mamuju. Bantuan itu didapatkan Sutinah usai terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat.
Alokasi tersebut ditandai dengan penyaluran simbolis bantuan oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan yang didampingi Bupati Sutinah di Lapangan Ahmad Kirang, Mamuju, Jumat (3/7/2026). Melalui Perum Bulog Mamuju, pemerintah menyalurkan 5 ton beras kepada 500 penerima manfaat. Masing-masing warga menerima 10 kilogram beras.
Pemkab Mamuju juga menambahkan bantuan berupa 2 liter minyak goreng untuk setiap penerima.
Bupati Mamuju, Sutinah mengungkapkan, alokasi bantuan untuk 25.000 KPM tersebut merupakan hasil komunikasi dan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat, termasuk kepada Menko Pangan Zulkifli Hasan, guna memastikan masyarakat Mamuju mendapatkan dukungan pangan dari pemerintah. Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga daya beli di tengah berbagai tantangan ekonomi.
Sebelum menyerahkan bantuan, Sutinah mendampingi Zulkifli Hasan menghadiri Rembuk Tani di Desa Sinyonyoi, Kecamatan Kalukku. Dalam kegiatan itu, Menko Pangan berdialog dengan petani, memantau distribusi pupuk bersubsidi, serta menegaskan bahwa penyalahgunaan pupuk bersubsidi harus ditindak tegas.
Zulkifli Hasan menyebut pemerintah telah mengalokasikan 77.367 ton pupuk bersubsidi untuk Sulbar pada 2026. Ia berharap seluruh alokasi tersebut tersalurkan tepat sasaran guna meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Sutinah berharap sinergi antara Pemkab Mamuju dan pemerintah pusat terus diperkuat agar semakin banyak program yang dapat dihadirkan untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)






