16 Kelompok Tani Sawit di Pasangkayu Dibina Menuju Sertifikasi ISPO

oleh

Pasangkayu, Mesakada.com – Dinas Perkebunan (Disbun) Sulbar mulai memperkuat tata kelola perkebunan sawit rakyat melalui pembentukan Tim Kendali Internal (Internal Control System/ICS) sebagai bagian dari pendampingan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) bagi pekebun di Kabupaten Pasangkayu.

Kegiatan yang digelar di Kantor Kecamatan Duripoku, Selasa (4/8/2026), itu menyasar Gapoktan Tamarunang Sejahtera yang terdiri atas 16 kelompok tani. Pembentukan ICS diharapkan mampu membuat proses pendampingan dan pemenuhan persyaratan sertifikasi ISPO berjalan lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Kepala Disbun Sulbar, Muh. Faizal Thamrin, mengatakan pembentukan ICS merupakan langkah strategis untuk memperkuat kelembagaan pekebun agar mampu memenuhi standar sertifikasi ISPO.

“ICS menjadi fondasi penting dalam memastikan penerapan praktik budidaya kelapa sawit yang baik dan berkelanjutan di tingkat pekebun. Melalui pendampingan yang terarah, kami berharap Gapoktan Tamarunang Sejahtera dapat memenuhi seluruh persyaratan sertifikasi ISPO sehingga mampu meningkatkan daya saing dan nilai tambah hasil perkebunan sawit rakyat,” kata Faizal.

Menurutnya, sertifikasi ISPO tidak hanya menjadi pengakuan terhadap praktik perkebunan yang berkelanjutan, tetapi juga membuka peluang peningkatan daya saing produk sawit rakyat di pasar.

Faizal menegaskan, keberhasilan implementasi ISPO membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, perusahaan, lembaga pendamping, hingga kelembagaan pekebun.

Karena itu, pembentukan Tim Kendali Internal diharapkan dapat mempercepat proses sertifikasi sekaligus memperkuat tata kelola perkebunan sawit rakyat di Pasangkayu.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Hilirisasi Hasil Perkebunan Agustina Palimbong, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pasangkayu Fatmawati, Sekretaris Camat Duripoku, perwakilan PT Surya Raya Lestari I, Tim Nusantara Riset dan Pemberdayaan (NRP), serta anggota Gapoktan Tamarunang Sejahtera.

Faizal menambahkan, pembinaan dan pendampingan sertifikasi ISPO merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka untuk mewujudkan sektor perkebunan yang berdaya saing, berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekebun sawit rakyat. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.