Wabup Mamuju Akhirnya Punya Rujab Lagi, Warga Bisa Datang Lapor Masalah Desil

oleh
Screenshot

Mamuju, Mesakada.com — Rumah jabatan (Rujab) Wakil Bupati (Wabup) Mamuju kembali ditempati setelah sekitar lima tahun kosong akibat mengalami kerusakan pasca gempa. Rumah jabatan tersebut kini resmi digunakan Wabup Mamuju, Yuki Permana setelah dilakukan perbaikan, termasuk pembenahan saluran air untuk mengantisipasi genangan.

Hal itu disampaikan Yuki saat syukuran menempati Rujab sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu (20/9/2026). Yuki mengatakan, rujab tersebut kini terbuka bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi maupun persoalan yang dihadapi, termasuk terkait ketidaksesuaian data desil yang berdampak pada penerimaan bantuan sosial.

“Sudah bisa menerima masyarakat. Karena kemarin-kemarin ini ada beberapa fasilitas yang belum ada sehingga kita belum maksimal tinggal di sini,” kata Yuki.

Menurutnya, masyarakat yang hendak datang menyampaikan laporan atau aspirasi dipersilakan berkomunikasi terlebih dahulu agar dapat dipastikan dirinya berada di rumah jabatan.

“Ini terbuka untuk masyarakat, yang penting komunikasi dulu jangan sampai saya tidak ada,” ujarnya.

Yuki juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi atas dukungan dalam penyelesaian perbaikan Rujab tersebut. Salah satu pekerjaan yang sempat membuat proses perbaikan membutuhkan waktu adalah persoalan saluran air di depan rumah jabatan.

“Alhamdulillah tanpa campur tangan bupati, pasti ini tidak selesai. Kenapa sedikit terlambat karena di depannya tidak ada saluran air. Tapi alhamdulillah sudah dikerjakan semua,” katanya.

Ia menegaskan, pembenahan saluran air tidak hanya dilakukan untuk kepentingan rumah jabatan. Saluran di sekitar rumah warga pada ruas jalan tersebut juga diperbaiki karena kawasan itu diketahui rawan banjir.

“Bukan cuma kita dapatkan, tapi semua rumah warga juga diperbaiki saluran airnya di jalan ini karena di sini kita tahu daerah banjir. Jadi tidak ada lagi air tergenang nantinya,” ujar Yuki.

Sementara itu, Bupati Mamuju Sutinah Suhardi mengatakan, rumah jabatan tersebut sebelumnya ditempati Sekretaris Daerah Mamuju. Bangunan itu mengalami sejumlah kerusakan akibat gempa sehingga harus dikosongkan dan diperbaiki.

“Karena memang rumah ini terakhir ditempati oleh Pak Sekda. Pada saat gempa mengalami beberapa kerusakan sehingga kosong. Dan kita perbaiki,” kata Sutinah.

Setelah proses perbaikan, kata Sutinah, rumah jabatan tersebut akhirnya kembali digunakan setelah kurang lebih lima tahun tidak ditempati.

“Alhamdulillah akhirnya selama kurang lebih lima tahun baru ditempati lagi. Memang rumah itu kalau tidak ditempati akan selalu rusak-rusak. Alhamdulillah sudah ditempati Pak Wakil,” ujarnya.

Sutinah berharap rumah jabatan tersebut tidak hanya menjadi tempat tinggal resmi Wakil Bupati Mamuju, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk bersilaturahmi dan menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah.

“Mudah-mudahan rumah dinas ini bisa membawa berkah untuk Pak Wakil bersama dengan keluarga. Dan rumah jabatan juga bisa menerima masyarakat untuk datang bersilaturahmi kepada Pak Wakil Bupati. Dan tentu kita berharap mudah-mudahan semuanya berkah untuk semuanya,” tutupnya. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.