Semua Kandidat Punya Hubungan Baik, Munandar Yakin Pilkada Sulbar Berjalan Damai

oleh
Wakil Ketua DPRD Sulbar, Munandar Wijaya

Mamuju, Mesakada.com — Wakil Ketua DPRD Sulbar, Munandar Wijaya, tak begitu khawatir dengan proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Bumi Malaqbiq.

Menurut legislator PAN tersebut, seluruh kandidat yang berkontestasi di Pilkada Serentak 2024 di Sulbar, memiliki hubungan yang baik. Hal tersebut tentu bisa meredam riak-riak di Pilkada 2024.

“Katakanlah di Pasangkayu yang maju itu melawan kotak kosong. Kemudian di Mamasa, kandidat sepupu dua kali, ada juga hubungan ipar. Di Polman juga begitu, istilah Sekprov Sulbar, kita ini Mesakanne,” kata Munandar, Kamis 7 November, malam

Begitu juga di Kabupaten Majene dan Mamuju. Dua kandidat pernah berpasangan dan masih menjabat sebagai bupati dan wakil bupati di daerahnya saat ini.

“Semua kandidat sudah mewakili suku dan kewilayahan yang ada di Sulbar. Ada orang mandar, orang gunung, bugis dan sebagainya. Sehingga sangat kecil (perpecahan) itu terjadi. Tapi memang tentu banyak hal yang perlu diantisipasi karena sifatnya dinamis,” jelasnya.

Sejauh ini, lanjut Munandar, hanya perilaku Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memicu riak-riak pesta demokrasi. Baik itu di media sosial atau di tempat lain.

“Ada keterlibatan ASN dalam dukungan kandidat. Sehingga ini bisa memicu hal-hal kecil yang bisa bersifat rawan dalam Pilkada,” ungkapnya.

Pekan depan, Munandar mengaku, DPRD Sulbar bakal mengeluarkan imbauan terkait Pilkada damai. Ia juga meminta agar KPU, Bawaslu, TNI/Polri serta seluruh stakeholder agar terus memperoantap koordinasi.

“Kurang satu bulan lagi kita menuju pemilihan 27 November. Tingkat kecurangan harus diperkecil. Sehingga tidak muncul bibit-bibit persoalan yang dikhawatirkan,” pungkasnya. (*).

No More Posts Available.

No more pages to load.