Mamasa, Mesakada.com — Keterbatasan akses layanan kesehatan masih menjadi tantangan bagi warga di wilayah terpencil. Menjangkau masyarakat yang jauh dari pusat pelayanan kesehatan, Rumah Sakit Banua Mamase (RSBM) menggelar bakti sosial pengobatan gratis di Jemaat Kampingngisan, Desa Mellangkena Padang, Minggu (25/10/2026).
Kegiatan yang dirangkaikan dengan ibadah Minggu tersebut menyasar warga yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan. Selain karena jarak yang jauh, bakti sosial ini juga dilakukan menyusul kebakaran hutan yang terjadi di Dusun Kampingngisan beberapa hari sebelumnya, yang berpotensi berdampak terhadap kesehatan masyarakat setempat.
Ketua Yayasan Kesehatan Gereja Toraja Mamasa (GTM), Semuel, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian gereja terhadap jemaat yang tinggal di wilayah terpencil dan memiliki keterbatasan akses pelayanan kesehatan.
“Sebagai bentuk perhatian Gereja Toraja Mamasa terhadap warga gereja yang berada di tempat terpencil, GTM melalui Yayasan Kesehatan bersama Rumah Sakit Banua Mamase hadir menyambangi jemaat yang sulit untuk mengakses layanan kesehatan dengan melakukan pengobatan gratis di tempat ini,” ujar Semuel.
Direktur RSBM, drg. Alfadesta H. Pattinasarany, menjelaskan bahwa bakti sosial pengobatan gratis merupakan program rutin bulanan yang dilaksanakan untuk menjangkau masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pelayanan kesehatan, seperti puskesmas dan rumah sakit.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut, masyarakat di wilayah terpencil diharapkan tetap memperoleh pelayanan kesehatan tanpa harus menempuh perjalanan jauh untuk menjangkau fasilitas kesehatan.
Kepala Desa Mellangkena Padang, Dominggus, menyampaikan terima kasih atas perhatian GTM melalui Yayasan Kesehatan dan RSBM kepada masyarakat di Dusun Kampingngisan. Ia menilai kehadiran tim medis sangat membantu warga yang selama ini menghadapi kendala jarak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Dominggus menyebutkan, terdapat sekitar 80 kepala keluarga yang tinggal di dusun tersebut. Untuk mencapai puskesmas terdekat, warga harus menempuh perjalanan menggunakan kendaraan bermotor selama sekitar satu setengah hingga dua jam.
Kehadiran tim RSBM disambut antusias oleh warga yang memanfaatkan layanan pengobatan gratis tersebut. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-87 Rumah Sakit Banua Mamase.





