Mamuju, Mesakada.com – Program Makanan Bergizi Gratis di Sulbar terus diujicobakan. Kali ini sekolah-sekolah di Majene dan Polewali Mandar (Polman). Salah satunya di SDN 066 Pekkabata dan SPM Negeri 03 Pekkabata, Polewali, Rabu 30 Oktober.
Salah satu siswa SPM Negeri 03 Pekkabata, Husnul Khatimah mengatakan, meski program tersebut masih baru tahap uji coba, namun siswa sangat antusias. Ia pun sangat menantikan penerapan program itu.
“Kita tahu banyak siswa-siswi kurang mampu. Jadi program ini sangat bagus,” kata Husnul.
Menurutnya, dengan adanya program makan gratis, tentu pengeluaran siswa bisa berkurang. “Apalagi bisa sehat karena gizinya terpenuhi, maka akan lebih fokus dalam belajar. Semoga kegiatan makan gratis ini terus dilaksanakan dan semua siswa-siswi bisa dapat manfaatnya,” harapnya.
Sedangkan, Kepala SDN 066 Pekkabata, Erniwati menyampaikan, program ini adalah bentuk dukungan pemerintah yang sangat luar biasa.
“Kami bisa rasakan dan melihat tumbuh anak-anak generasi emas kedepan. Jadi anak-anak akan tumbuh cerdas kalau gizinya sehat,” ucap Erniwati.
Ia menambahkan, sangat mendukung program ini, karena akan membantu anak-anak tumbuh dengan kemampuan yang dimilikinya.
“Saya harap kegiatan ini berjalan sesuai dengan yang diharapkan bersama. Kegiatan ini berkelanjutan dan memberikan efek terhadap siswa,” imbuhnya.
Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin menyampaikan, dengan melihat antusias siswa maupun pihak sekolah, program ini memang dibutuhkan.
“Saya kira program ini sangat membantu masyarakat Sulbar dan kita semua mendukung program ini,” ucap Bahtiar.
Bahtiar juga meminta seluruh kabupaten untuk melakukan uji coba, sebelum program ini mulai dilaksanakan di bulan Januari 2025.
“Coba uji coba di daerah jauh ibu kota dan harus dipastikan nanti juga memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat. Bahan bakunya dibeli di dalam Sulbar,” ujarnya.
Ini juga nantinya akan berdampak pada stunting dan kemiskinan ekstrim, hulunya semua ada di makanan, tumbuhan dan hewan.
“Kekuatan kita pertanian, perikanan, dan perkebunan. Makanya APBD kita memperkuat kedaulatan pangan,” tandasnya. (js)





