Mamuju, Mesakada.com — Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polresta Mamuju menyelidiki terbakarnya satu unit kapal milik Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulbar di Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju. Polisi memastikan bakal melakukan gelar perkara untuk menentukan layak tidaknya naik ke tahap penyidikan atau tidak.
Kasatreskrim Polresta Mamuju, Kompol Agustinus Pigai mengatakan, pihaknya bakal melakukan gelar perkara untuk menentukan apakah kasus tersebut memenuhi syarat untuk dinaikkan ke tahap penyidikan.
“Dalam waktu dekat kami akan melakukan gelar perkara untuk melihat layak tidaknya kasus ini naik ke tahap penyidikan. Kalau memang layak kami akan menetapkan tersangka,” kata Kompol Agustinus, di Mapolresta Mamuju, Rabu (7/10/2026).
Hingga saat ini, kata dia, penyidik Satreskrim Polresta Mamuju telah meminta keterangan dari empat orang saksi terkait kebakaran kapal milik Pemprov Sulbar tersebut.
Kompol Agustinus menyebutkan, berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat dari sekitar lokasi kapal, kemudian dengan cepat membesar akibat kondisi angin yang cukup kencang.
Menurut dia, hasil pemeriksaan awal menunjukkan dugaan penyebab kebakaran mengarah pada bekas pembakaran sampah yang berada di sekitar kapal. Api diduga kemudian menjalar ke kapal yang berbahan fiber sehingga kebakaran semakin membesar.
“Dugaan sementara, api berasal dari bekas pembakaran sampah di sekitar lokasi kapal. Api kemudian diduga menjalar ke kapal yang berbahan fiber,” ujar Kompol Agustinus.
Kompol Agustinus menyebutkan, masyarakat sekitar sempat berupaya memadamkan api, namun karena api semakin membesar dan kondisi angin cukup kencang, masyarakat kemudian meminta bantuan Damkar.
“Anggota sudah mendatangi TKP, membantu proses pemadaman, mengamankan lokasi, memasang police line dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi,” jelasnya.
Untuk sementara, kebakaran diduga kuat dipicu oleh bekas pembakaran sampah di sekitar lokasi kapal. Namun, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan sumber dan penyebab awal api.
“Untuk sementara kami menduga kuat kebakaran dipicu oleh bekas pembakaran sampah di sekitar lokasi. Namun, kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan sumber dan penyebab awal api,” pungkas Kompol Agustinus. (*)






