Polres Mamasa Tes Urine 20 Orang saat Razia Narkoba, Hasil Negatif

oleh

Mamasa, Mesakada.com— Operasi pemberantasan narkoba yang digelar Polres Mamasa di sejumlah penginapan dan kafe selama empat hari tidak menemukan barang bukti narkotika. Sebanyak 20 orang yang menjalani tes urine secara acak juga dinyatakan negatif narkoba.

Operasi melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) sebagai imbangan Operasi Khusus Bersih Sarang/Kampung Narkoba itu berlangsung pada 16–19 Oktober 2026, dengan menyasar sejumlah lokasi di wilayah hukum Polres Mamasa.

Sebanyak 30 personel gabungan dikerahkan dalam operasi tersebut. Mereka terdiri atas personel Satresnarkoba, Satreskrim, Samapta, Intelkam, Lantas, Propam, dan Dokkes, serta bersinergi dengan TNI dan Satpol PP.

Kasat Resnarkoba Polres Mamasa, Iptu Yunus, selaku Ketua Tim Penegakan Hukum (Gakkum), menjelaskan pemeriksaan dilakukan melalui razia mendadak, pemeriksaan identitas, penggeledahan badan dan barang bawaan, serta tes urine acak terhadap individu yang dicurigai.

Sasaran operasi meliputi dua penginapan atau wisma dan lima kafe, yakni Estav, Lestari I, Lestari II, Melodi, dan Cemara. Petugas juga menyisir Taman Juang Demmatande, Indomaret Kota, Lapangan Tribun, serta sepanjang jalan poros Mamasa–Malabo.

Dari hasil pemeriksaan, petugas mengecek 20 pekerja kafe dan puluhan anak muda yang berkumpul di area publik. Sebanyak 20 orang menjalani tes urine dan seluruhnya menunjukkan hasil negatif narkoba.

Pemeriksaan di Wisma Na Raya dan Penginapan Bersama juga tidak menemukan pelanggaran maupun barang bukti narkotika. Hingga operasi berakhir, tidak ada orang yang diamankan.

Meski hasil operasi nihil, Polres Mamasa menegaskan pengawasan akan terus dilakukan secara rutin dan acak untuk mencegah peredaran serta penyalahgunaan narkotika. Masyarakat, khususnya generasi muda, juga diimbau menjauhi narkoba dan ikut menjaga lingkungan dari ancaman peredarannya. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.