Petani Jagung di Pammulukang Gagal Panen Imbas Kemarau, Rugi Jutaan Rupiah

oleh

Mamuju, Mesakada.com – Kemarau yang berlangsung sekitar lima bulan terakhir memukul sektor pertanian warga di Desa Pammulukang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju. Sejumlah petani jagung dilaporkan mengalami gagal panen total dengan kerugian mencapai jutaan rupiah.

Kepala Dusun Rumbi Apo, Desa Pammulukang, Kecamatan Kalukku, Ramadan mengatakan, kondisi pertanian masyarakat mengalami penurunan akibat cuaca kering berkepanjangan. Tanaman jagung menjadi salah satu komoditas yang paling terdampak.

“Kalau jagung bukan berkurang lagi, tetapi gagal total, gagal panen. Petani bisa rugi jutaan rupiah,” kata Ramadan, Sabtu (10/10/2026).

Menurutnya, dampak kemarau tidak hanya dirasakan petani jagung. Hasil produksi kakao dan sejumlah tanaman lainnya juga mengalami penurunan. Kondisi tersebut membuat pendapatan masyarakat yang bergantung pada hasil pertanian ikut tertekan.

Petani juga menghadapi kesulitan memperoleh pupuk. Minimnya ketersediaan air selama musim kemarau membuat proses pemupukan tidak berjalan sebagaimana mestinya, sehingga menambah tantangan dalam mempertahankan produktivitas tanaman.

Selain memengaruhi lahan pertanian, kemarau berkepanjangan menyebabkan sumber air yang selama ini digunakan masyarakat mulai mengering. Ramadan menyebut, dari sekitar 10 sumber mata air yang sebelumnya tersedia, kini hanya tersisa dua sumber yang masih bisa dimanfaatkan warga.

“Dulu ada 10 sumber mata air, sekarang tersisa dua. Sumber mata air lainnya sudah kering dan warga juga kesulitan mendapatkan air,” ujarnya.

Kondisi tersebut membuat masyarakat menghadapi persoalan berlapis, mulai dari kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih hingga ancaman terhadap keberlangsungan usaha pertanian.

Ramadan berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap kondisi yang dialami warga, terutama dalam penanganan kebutuhan air bersih dan dukungan bagi petani yang mengalami gagal panen.

Menurutnya, ketersediaan air menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat, baik untuk keperluan sehari-hari maupun untuk menjaga keberlangsungan pertanian yang menjadi sumber penghidupan warga.

Warga berharap langkah penanganan kekeringan dapat segera dilakukan agar kebutuhan air tetap terpenuhi dan kerugian petani tidak semakin bertambah apabila musim kemarau terus berlangsung.

Catatan: Sebelum diterbitkan, pastikan kembali penyebutan desa dan dusun karena keterangan awal mencantumkan Desa Pammulukang, Kecamatan Kalukku, serta Desa Saludengen. Angka kerugian jutaan rupiah dan kondisi gagal panen juga sebaiknya diperjelas melalui keterangan petani atau data penyuluh pertanian. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.