Mamuju, Mesakada.com – Jalan rusak di Desa Pammulukang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, membuat warga di wilayah pegunungan tersebut kesulitan beraktivitas. Saat musim hujan, jalan menjadi licin hingga menyulitkan pengangkutan hasil pertanian, sedangkan di musim kemarau jalan seperti sungai kering berbatu.
Tidak sedikit warga yang mesti ditandu berjam-jam ke titik yang bisa dilalui ambulans atau mobil operasional desa agar bisa dibawa ke fasilitas kesehatan (Faskes)
Kepala Dusun Rumbi Apo, Desa Pammulukang, Kecamatan Kalukku, Ramadan mengatakan, kondisi jalan menjadi kendala utama masyarakat, terutama saat musim hujan. Jalan yang licin membuat warga kesulitan keluar dari permukiman, termasuk ketika mengangkut hasil pertanian.
“Kalau musim hujan, jalan ini licin sekali. Orang di dalam kalau mau membawa hasil pertaniannya keluar setengah mati karena harus menempuh jalan sekitar 12 kilometer melalui jalur seperti ini,” kata Ramadan, Sabtu (10/10/2026).
Saat musim kemarau, kondisi jalan juga belum sepenuhnya mendukung aktivitas masyarakat. Permukaan jalan yang dipenuhi batu membuat perjalanan tetap sulit meski tidak lagi licin akibat hujan.
Kondisi tersebut turut berdampak pada akses pendidikan dan kesehatan. Ramadan menyebut terdapat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah tersebut yang aksesnya masih terkendala jalan rusak.
Bahkan, sejumlah warga yang sakit terpaksa ditandu untuk mendapatkan pertolongan. Warga yang hendak melahirkan juga terkadang harus menunggu berjam-jam hingga mendapatkan kendaraan atau ambulans untuk menuju fasilitas kesehatan.
Untung saja Kodim 1418/Mamuju melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) bakal mengerjakan rabat beton sepanjang kurang lebih 300 meter. Program itu mendapat apresiasi warga Pammulukang. Menurut Ramadan, pembangunan rabat beton melalui program TMMD menjadi langkah yang disambut baik masyarakat. Namun, masyarakat berharap Pemkab Mamuju melanjutkan perbaikan jalan karena akses sepanjang sekitar 12 kilometer masih menyulitkan aktivitas warga.
Ramadan berharap Pemkab Mamuju tetap memberikan perhatian lanjutan setelah pekerjaan TMMD selesai, khususnya terhadap akses jalan menuju empat dusun di wilayah pegunungan.
“Harapan kami setelah pekerjaan TMMD selesai, ada bantuan lanjutan dari pihak terkait, terutama Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi, agar memperhatikan akses jalan menuju empat dusun yang ada di bagian gunung,” ujarnya. (*)





