Mamuju, Mesakada.com — Komunitas Gajah Putih Tapalang sukses menggelar turnamen catur edisi ketiga yang berlangsung di Waycaffe Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sabtu (11/4/2026).
Ajang ini menjadi magnet bagi pecinta olahraga catur di Sulawesi Barat. Sebanyak 43 peserta ambil bagian, berasal dari Kabupaten Mamuju, Majene, hingga Mamuju Tengah (Mateng)
Ketua Komunitas Gajah Putih Tapalang, Iskandar Ambo, menyebut turnamen kali ini terasa lebih istimewa karena diikuti peserta dengan level permainan yang semakin kompetitif, termasuk kehadiran atlet eks-Kejurnas.
Panitia, kata dia, menyediakan piala dan uang pembinaan bagi para pemenang peringkat 1 hingga 10 sebagai bentuk apresiasi.
“Kami ingin meningkatkan gairah generasi muda terhadap catur. Dengan melibatkan Percasi dan wasit nasional, kami berupaya menghadirkan standar pertandingan yang lebih baik bagi anak-anak muda kita,” ujar Iskandar.
Sementara itu, Ketua Percasi Mamuju, Tasrif Irwanto mengapresiasi inisiatif serta semangat kebersamaan yang ditunjukkan Komunitas Gajah Putih Tapalang dalam menyelenggarakan turnamen tersebut.
Ia menegaskan, Percasi akan terus mendukung kegiatan serupa sebagai bagian dari upaya pembinaan atlet catur di daerah.
“Kami berharap dari turnamen ini lahir atlet-atlet baru yang siap berkompetisi. Ini menjadi langkah awal yang baik menjelang Porprov di Polewali Mandar pada September mendatang,” kata Tasrif.
Selain dukungan teknis dari Percasi, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari anggota DPRD Mamuju, Firmadi. Kolaborasi antara komunitas, legislatif, dan induk organisasi olahraga ini diharapkan mampu memperkuat kontingen catur Mamuju, baik di level provinsi maupun nasional. (*)







