Pemprov Sulbar Gelar Pelatihan Imam dan Khatib di Polman

oleh

Polman, Mesakada.com – Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulawesi Barat mengelola pelaksanaan pelatihan imam dan khatib yang digelar di Hotel Al Ikhlas, Kabupaten Polewali Mandar, Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas imam dan khatib dalam memimpin ibadah, menyampaikan khutbah yang menyejukkan, serta memperkuat fungsi masjid sebagai pusat dakwah dan pembinaan umat.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari 30 imam masjid dan 30 khatib dari berbagai kecamatan di Polewali Mandar dan sekitarnya. Para peserta mendapatkan pembekalan dari narasumber yang memiliki kompetensi di bidang dakwah, pembinaan umat, serta manajemen pengelolaan masjid.

Dalam kegiatan itu, peserta diberikan penguatan materi keagamaan, teknis kepemimpinan ibadah, hingga penyusunan khutbah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulbar, Murdanil, mengatakan ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan oleh imam dan khatib dalam menjalankan tugasnya.

“Yang perlu diperhatikan adalah kualitas bacaan, pemahaman materi, adab dalam berdakwah, serta kemampuan menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menyejukkan, mempersatukan, dan sesuai dengan kebutuhan umat. Imam dan khatib tidak hanya memimpin ibadah, tetapi juga menjadi teladan dan penuntun masyarakat,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung melalui pembukaan resmi, penyampaian laporan panitia, pemaparan materi oleh narasumber, serta pembekalan kepada peserta terkait kepemimpinan ibadah dan penyusunan khutbah yang baik, bijak, dan moderat.

Pelatihan ini juga dinilai menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya pada momentum bulan Ramadan ketika aktivitas ibadah di masjid meningkat. Kehadiran imam dan khatib yang memiliki wawasan keislaman moderat serta cara penyampaian dakwah yang bijak dinilai penting untuk menjaga suasana keagamaan yang teduh dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat.

Program tersebut sejalan dengan semangat pembangunan yang digaungkan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia serta pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap peran masjid semakin kuat sebagai pusat pembinaan umat, pusat persatuan, serta ruang lahirnya dakwah yang mencerahkan bagi masyarakat Sulawesi Barat. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.