Majene, Mesakada.com – Pemprov Sulbar menggandeng Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) untuk menyalurkan beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Biro Pemkesra Setda Sulbar dan Unsulbar di Kampus Unsulbar, Selasa (3/11/2026). Penandatanganan dihadiri Kepala Biro Pemkesra Setda Sulbar, Murdanil, bersama jajaran pimpinan Unsulbar.
Murdanil mengatakan, program beasiswa tersebut merupakan bentuk intervensi pemerintah untuk membantu mahasiswa yang menghadapi keterbatasan ekonomi agar tetap bisa melanjutkan pendidikan tinggi.
“Kerja sama ini adalah wujud nyata dari pelayanan masyarakat yang harmonis dan berkelanjutan antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan. Kami berkomitmen untuk memastikan penyaluran beasiswa ini berjalan transparan dan tepat sasaran, sehingga mampu memacu kinerja akademik mahasiswa untuk kelak berkontribusi bagi daerah,” ungkap Murdanil.
Program ini sejalan dengan kebijakan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), yang menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.
Pemerintah menilai pemerataan akses pendidikan menjadi salah satu upaya memutus rantai kemiskinan sekaligus meningkatkan daya saing generasi muda Sulbar.
Untuk memastikan bantuan tidak salah sasaran, pengelolaan beasiswa akan diintegrasikan dengan sistem PASTIPADU. Sistem ini digunakan untuk memvalidasi dan menyinkronkan data calon penerima agar tidak terjadi tumpang tindih bantuan.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar juga mengingatkan seluruh jajaran agar memastikan pelaksanaan program bantuan pendidikan berjalan efektif, terukur, dan tepat sasaran.
Melalui kerja sama tersebut, Pemprov Sulbar berharap mahasiswa Unsulbar dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan menyelesaikan pendidikan tinggi tanpa terkendala persoalan biaya. (*)





