Mamuju, Mesakada.com — Pemkab Mamuju menyalurkan 30 ton air bersih untuk warga Kecamatan Kepulauan Balabalakang yang mengalami kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau. Bantuan tersebut diberangkatkan dari Dermaga Lanal Mamuju, Selasa (25/8/2026).
Bantuan tersebut sebagai langkah antisipasi pemerintah daerah terhadap kondisi darurat air bersih di wilayah kepulauan tersebut.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah Mamuju, Abdul Rasyid mengatakan, bantuan akan didistribusikan kepada seluruh warga di Kecamatan Kepulauan Bala-Balakang.
“Bantuan air bersih ini akan diserahkan kepada seluruh warga di Kecamatan Bala-Balakang, yang awalnya akan disalurkan di pulau yang memiliki dermaga masing-masing, Pulau Ambo, Salissingang, Sabakkatang dan Pulau Popoongan,” kata Abdul Rasyid.
Untuk pulau yang tidak memiliki dermaga, pendistribusian air akan dilakukan melalui Pulau Popoongan yang menjadi pusat penyaluran. Warga dari pulau-pulau tersebut akan mengambil air menggunakan kapal-kapal kecil.
Camat Kepulauan Balabalakang, Sunarjo, mengatakan bantuan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat, terutama karena kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.
“Selama musim kemarau, warga kami sangat kesulitan mendapatkan air bersih. Suatu kesyukuran Pemerintah Kabupaten Mamuju memberikan bantuan air bersih ini,” ujar Sunarjo.
Ia mengatakan bantuan tahap pertama sebanyak 30 ton diharapkan tidak menjadi penyaluran terakhir. Pemerintah daerah diharapkan kembali menambah pasokan apabila kondisi kemarau masih berlangsung.
“Untuk tahap pertama akan disalurkan 30 ton, tentunya kami mengharapkan berikutnya akan lebih banyak lagi pasokan air bersih untuk warga Balabalakang,” katanya.
Adapun distribusi untuk pulau-pulau yang tidak memiliki dermaga mencakup Pulau Labia sebanyak 60 kepala keluarga (KK), Pulau Lamber 10 KK, Pulau Lamudaang 15 KK, Pulau Samataha 15 KK dan Pulau Seloang 20 KK.
Pemkab Mamuju memastikan pendistribusian dilakukan secara bertahap agar kebutuhan air bersih warga di seluruh wilayah Kepulauan Bala-Balakang dapat terpenuhi selama kondisi kemarau. (*)






