Ojol Mamuju Tuntut Kenaikan Tarif Ongkir di Hari Buruh

oleh

Mamuju, Mesakada.com — Sejumlah pengemudi ojek online (Ojol) yang tergabung dalam Persaudaraan Ojol Mamuju menggelar aksi memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) di Mamuju, Jumat (1/5/2026).

Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan tiga tuntutan utama yang dinilai mendesak demi meningkatkan kesejahteraan pengemudi ojol di daerah itu.

Koordinator aksi, Nirwansyah, menyampaikan tuntutan pertama berupa kenaikan tarif atau ongkos kirim (ongkir) yang dinilai belum sebanding dengan biaya operasional yang terus meningkat.

“Kami meminta adanya penyesuaian tarif agar pengemudi ojol bisa mendapatkan penghasilan yang layak,” kata Nirwansyah. 

Selain itu, massa juga mendesak pemerintah daerah segera membentuk peraturan daerah (Perda) yang mengatur keberadaan dan perlindungan ojek online di Sulbar. Hingga kini, menurut Nirwansyah, belum ada payung hukum di tingkat daerah yang memberikan kepastian bagi para pengemudi.

Tuntutan ketiga adalah permintaan agar iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi pengemudi ojol dapat digratiskan, mengingat tingginya risiko pekerjaan di jalan.

“Akses perlindungan jaminan sosial sangat penting bagi kami. Kami berharap pemerintah hadir untuk memberikan perlindungan,” katanya.

Aksi berlangsung tertib dengan peserta membawa spanduk berisi tuntutan. 

Persaudaraan Ojol Mamuju berharap aspirasi tersebut mendapat perhatian pemerintah daerah dan pihak terkait guna meningkatkan kesejahteraan serta perlindungan bagi pengemudi ojek online di Sulbar. (*).

No More Posts Available.

No more pages to load.