Mamuju, Mesakada.com — Warga Lingkungan Gantungan, Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku, digegerkan dengan penemuan mayat bayi di area perkebunan samping pagar belakang Pondok Pesantren Darul Quran Wal Hadits, Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 11.30 WITA.
Mayat bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang santri saat melakukan kerja bakti di belakang pondok. Saksi mencium bau menyengat seperti bangkai sebelum akhirnya menemukan jasad bayi dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Tubuh bayi dilaporkan telah menghitam dan mengering, dengan kondisi lengan kiri terputus.
Informasi penemuan mayat bayi itu kemudian dilaporkan kepada pihak pondok dan diteruskan ke Polsek Kalukku, jajaran Polresta Mamuju. Aparat kepolisian yang dipimpin langsung Kapolsek Kalukku segera mendatangi dan mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Selain itu, keterangan saksi lain menyebutkan bahwa pada Sabtu malam (14/2/2026) sekitar pukul 23.00 WITA sempat terdengar suara tangisan bayi dari arah belakang pondok. Namun, karena takut, para santri tidak berani mendatangi sumber suara tersebut.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta pihak yang bertanggung jawab atas penemuan mayat bayi tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi agar segera melapor guna membantu proses penyelidikan lebih lanjut.







