Mamuju, Mesakada.com — Kodim 1418/Mamuju telah membangun 11 jembatan di sejumlah wilayah Kabupaten Mamuju, sebagai upaya membuka akses masyarakat. Khususnya warga yang selama ini kesulitan menuju fasilitas pendidikan dan aktivitas sehari-hari.
Dandim 1418/Mamuju Kolonel Inf. Andang Radianto mengatakan, dari total 11 jembatan yang dibangun, sebanyak 10 merupakan jembatan gantung dan satu lainnya merupakan jembatan aram.
“Jadi Kabupaten Mamuju saat ini kami telah membangun total 11 jembatan, 10 jembatan gantung dan 1 jembatan aram,” kata Kolonel Inf Andang, Kamis (13/8/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan tersebut dilakukan berdasarkan arahan Presiden serta titik-titik prioritas yang disampaikan Bupati Mamuju Sutinah Suhardi.
Menurutnya, Pemkab Mamuju telah menyerahkan data sekitar 56 titik jembatan yang membutuhkan penanganan. Namun, jumlah tersebut masih dapat bertambah menyesuaikan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Ibu Bupati sudah memberikan kepada kami data jembatan yang sudah kami pegang kurang lebih sekitar 56 jembatan. Namun itu tidak harga mati, bisa bertambah atas kebutuhan dari masyarakat,” ujarnya.
Dari 11 jembatan yang saat ini ditangani, sembilan di antaranya telah rampung 100 persen. Sementara dua jembatan lainnya masih dalam proses pembangunan.
Pembangunan juga akan berlanjut pada tahap berikutnya. Andang menyebut pada tahap ketujuh akan dibangun empat jembatan tambahan.
“Tahap 7 akan ada 4 jembatan kami bangun. Tadi Ibu Bupati sudah menyampaikan kepada kami ada sekitar mungkin 4 jembatan nanti untuk tahap 8,” jelasnya.
Andang mengatakan pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas dan jumlah masyarakat yang menerima manfaat.
Ia menegaskan, seluruh titik yang membutuhkan jembatan akan diupayakan mendapat perhatian, meski pembangunannya tidak dapat dilakukan secara bersamaan.
“Yakinlah semua akan kita sentuh, tapi tentunya tidak bisa berbareng bersama,” katanya.
Menurut Andang, pembangunan jembatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan akses yang lebih aman bagi anak-anak menuju sekolah.
“Ini bertahap sampai, kata Bapak Presiden tadi, sampai tidak ada anak-anak kita yang basah harus ke sekolah,” tuturnya.
Selain pembangunan jembatan, Kodim 1418/Mamuju juga membangun satu titik sarana air bersih di Desa Tadui. Lokasi tersebut dipilih karena berdasarkan informasi dari Bupati Mamuju, wilayah itu merupakan salah satu daerah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
“Informasi dari Ibu Bupati, salah satu daerah Tadu ini yang susah air. Dia menyampaikan kepada kami, kami menangkap gitu, kami bangun di sini,” pungkasnya. (*)





