Gubernur Sulbar SDK Instruksikan Pengendalian Inflasi di Sulbar Jelang Idulfitri

oleh

Mamuju, Mesakada.com – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK) menginstruksikan langkah pengendalian inflasi daerah saat membuka High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulbar jelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Selasa (10/3/2026).

Dalam rapat tersebut, SDK menekankan lima langkah utama pengendalian inflasi.

Pertama, TPID diminta terus menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) agar inflasi tetap terkendali pada kisaran 0,5 hingga 1 persen dan mencegah spekulasi harga pangan.

Kedua, Dinas TPHP, Dinas Pangan, dan DKP diminta mempercepat pembangunan Dashboard Pangan untuk menyinkronkan data produksi, off-taker, dan pasar sehingga hasil panen petani, peternak, dan nelayan dapat terserap optimal.

Ketiga, petani, peternak, dan nelayan didorong terus meningkatkan produksi karena pemerintah akan memfasilitasi pendampingan dan kerja sama dengan off-taker.

Keempat, pelaku UMKM diminta memanfaatkan kenaikan upah riil masyarakat dengan menyediakan produk berkualitas dengan harga terjangkau.

Kelima, masyarakat diimbau merayakan Idul Fitri secara khidmat dan bersahaja dengan mengutamakan zakat, infak, dan sedekah serta berbelanja sesuai kebutuhan agar tekanan inflasi tetap terkendali.

“Pengendalian inflasi tidak bisa dilakukan hanya oleh satu stakeholder saja, tetapi harus bersama-sama. Apalagi saat ini kondisi geopolitik dunia mulai tidak pasti akibat konflik Amerika, Israel, dan Iran,” kata SDK.

Ia menambahkan, inflasi di Sulbar mulai bergerak naik di kisaran 2,5 ± 1 persen sehingga setiap kabupaten diminta melakukan pemantauan dan turut menggelar operasi pasar agar harga tetap stabil. (rls)

No More Posts Available.

No more pages to load.