Gas Elpiji Bersubsidi di Mamuju Tembus Rp 33 Ribu, Disdag Mamuju Tak Sadar?

oleh

Mamuju, Mesakada.com — Dinas Perdagangan (Disdag) Mamuju tampaknya gagal mengantisipasi kelangkaan dan lonjakan harga gas elpiji bersubsidi di akhir tahun.

Kegagalan itu terlihat dari susahnya masyarakat kecil mendapatkan gas elpiji bersubsidi. Kalau pun ada pada pengecer menjualnya dengan harga Rp 33 ribu.

Kondisi itu pun diresahkan warga Mamuju, terutama pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Langka dan mahalnya gas elpiji bersubsidi itu menghambat usaha pelaku UMKM.

“Susah sekali sekarang gas elpiji. Harus keliling Mamuju baru dapat. Itu pun harga Rp 33 ribu. Padahal itu saya beli di belakang kantor bupati Mamuju,” kata seorang pelaku UMKM di Mamuju, Adhe, Rabu 27 November.

Biasanya, lanjut dia, gas elpiji bersubsidi dia beli seharga Rp 25 ribu. Namun belakangan gas elpiji bersubsidi semakin mahal. Sementara Disdag Mamuju tidak memiliki strategi dalam mengantisipasi hal tersebut. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.