Dinsos Mamuju Tak Bisa Dihubungi, ODGJ di Mamuju Malah Ditangani Polisi

oleh
Personel Polresta Mamuju mendatangi langsung Kantor Dinsos Mamuju, yang kosong, Minggu (22/3/2026).

Mamuju, Mesakada.com – Upaya penanganan seorang perempuan yang diduga mengalami gangguan kesehatan mental (ODGJ) di Mamuju terkendala tidak adanya respons dari Dinas Sosial (Dinsos) Mamuju.

Personel Polresta Mamuju sebelumnya mengamankan perempuan tersebut setelah menerima laporan masyarakat melalui call center 110, Minggu (22/3/2026).

Perempuan itu ditemukan di Masjid Al Aqsha, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro. Sekitar pukul 08.30 WITA, petugas membawa yang bersangkutan ke Mapolresta Mamuju untuk diamankan dan dilakukan pemeriksaan. Namun hingga kini, identitasnya belum diketahui.

Masalah muncul saat polisi berupaya menyerahkan penanganan kepada Dinsos Mamuju. Upaya koordinasi tidak membuahkan hasil karena pihak Dinsos tidak dapat dihubungi.

Petugas bahkan telah mendatangi langsung kantor Dinsos Mamuju, namun ditemukan dalam kondisi kosong. Sementara itu, nomor telepon dinas yang dihubungi juga tidak aktif.

“Masalahnya yang diduga ODGJ ini selalu mau tinggalkan Polres. Polresta juga tidak punya fasilitas untuk ODGJ. Sementara masih banyak yang mau diurus, seperti patroli dan mendatangi TKP kasus,” kata Kasi Humas Polresta Mamuju, IPTU Herman.

Akibat tidak adanya respons dari Dinsos, penanganan perempuan tersebut terpaksa masih dilakukan oleh pihak kepolisian.

Perempuan itu sempat meninggalkan Mapolresta sekitar pukul 10.00 WITA menuju kawasan perempatan Pertamina Simbuang dan membuat warga sekitar merasa terganggu. Petugas kemudian kembali mengamankannya ke Mapolresta Mamuju.

Selama berada di Mapolresta, petugas memberikan makan dan minuman serta mencoba menggali informasi terkait identitas dan keluarganya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinsos Mamuju, sementara perempuan tersebut tetap berada dalam pengawasan polisi. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.