Mamuju, Mesakada.com — Sebanyak 13 penumpang bus Neo Trans rute Makassar-Palu mengalami luka berat setelah bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan di Gerbang Salupangi, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju. Polisi menduga pecah ban belakang menjadi penyebab awal kecelakaan yang juga mengakibatkan tiga penumpang lainnya mengalami luka ringan.
Kasat Lantas Polresta Mamuju, AKP Agussalim Tahang mengatakan, dugaan pecah ban tersebut berdasarkan informasi awal dan bukti yang ditemukan petugas di lapangan.
“Untuk sementara informasi yang kami dapat dan bukti di lapangan, kami simpulkan awal itu karena pecah ban belakang,” kata AKP Agussalim, ditemui di RSUD Sulbar, Minggu (11/10/2026).
Dari total 29 penumpang yang berada di dalam bus, sebanyak 13 orang mengalami luka berat dan menjalani perawatan di RSUD Sulbar. Sementara itu, tiga penumpang lainnya mengalami luka ringan. Satu orang dirawat di RS Bhayangkara Mamuju, sedangkan dua lainnya juga dirawat di RSUD Sulbar.
Sopir bus juga mengalami luka ringan. Polisi telah menahannya untuk dimintai keterangan, tetapi pemeriksaan sementara ditangguhkan karena sopir masih mengalami trauma akibat kecelakaan tersebut.
AKP Agussalim mengatakan, pihaknya belum mendalami kemungkinan adanya unsur pidana dalam peristiwa itu. Polisi masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kecelakaan.
Selain memeriksa sopir, polisi juga berencana memanggil perusahaan otobus (PO) yang mengoperasikan bus Neo Trans untuk dimintai keterangan terkait kecelakaan tersebut. (*)






