Bupati Mamasa Minta Modifikasi Cuaca PLTA Bakaru Tidak Rugikan Masyarakat

oleh

Mamasa, Mesakadaa.com — Pemkab Mamasa menerima audiensi dari jajaran PT PLN Nusantara Hydropower Bakaru terkait rencana pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Mamasa Welem Sambolangi menegaskan bahwa pelaksanaan OMC harus mengutamakan keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Welem mengatakan pemerintah daerah pada prinsipnya mendukung rencana operasi modifikasi cuaca untuk menjaga ketersediaan debit air bagi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Bakaru. Namun, pelaksanaan program itu harus didahului dengan berbagai kajian serta memenuhi seluruh prosedur yang telah ditetapkan.

“Intinya bahwa OMC itu dilakukan setelah memenuhi semua kajian, terutama melakukan sosialisasi, edukasi, dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya yang ada di wilayah Kecamatan Sumarorong,” kata Welem Sambolangi.

Menurutnya, sosialisasi menjadi tahapan penting agar masyarakat memahami tujuan, manfaat, maupun mekanisme pelaksanaan OMC. Dengan demikian, warga tidak hanya menjadi objek, tetapi juga memperoleh informasi yang memadai sebelum kegiatan dimulai.

Rencana OMC dilakukan sebagai upaya mengatasi berkurangnya volume air pada Oktober yang selama ini memengaruhi operasional PLTA Bakaru. Meski demikian, Welem mengingatkan bahwa kebutuhan menjaga pasokan listrik tidak boleh mengorbankan keselamatan masyarakat.

“Tentu harapan kita bahwa kegiatan ini tidak merugikan masyarakat, tidak berdampak bagi kesehatan masyarakat, dan tidak merusak lingkungan,” tegasnya.

Welem juga mengungkapkan, dalam audiensi tersebut PT PLN Nusantara Hydropower Bakaru menyatakan siap bertanggung jawab apabila pelaksanaan OMC menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat. Komitmen itu menjadi bagian dari kesepahaman antara pemerintah daerah dan perusahaan.

“Ketika berdampak terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat, mereka siap bertanggung jawab dalam penanganan dan menyelesaikan masalah itu,” ujarnya.

Selain itu, PT PLN Nusantara Hydropower juga berkomitmen menyalurkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) kepada Pemerintah Kabupaten Mamasa sebagai bentuk tanggung jawab atas pemanfaatan sumber air untuk PLTA Bakaru. Pemkab Mamasa berharap seluruh tahapan persiapan dilakukan secara matang sehingga pelaksanaan OMC benar-benar memberi manfaat tanpa menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.