Bintang Sepak Bola Lokal hingga Nasional Dukung Febrianto Wijaya Pimpin PSSI Sulbar

oleh

Mamuju, Mesakada.com – Dukungan terhadap eks pemain PSM Makassar, Febrianto Wijaya, untuk maju sebagai calon Ketua Umum PSSI Sulawesi Barat (Sulbar) terus mengalir. Tidak hanya datang dari kalangan tokoh sepak bola daerah, tetapi juga dari para pemain profesional yang kini berkarier di berbagai klub tanah air.

“Orang baik berniat baik, pasti jalannya baik juga. Pabeta,” tulis salah seorang pemain sepak bola saat membagikan flayer dukungan kepada Febrianto di media sosial.

Salah satu dukungan juga datang dari mantan punggawa tim nasional Indonesia, Hamka Hamzah. Ia menegaskan keyakinannya terhadap kemampuan Febrianto untuk membawa perubahan positif bagi sepak bola Sulbar.

“Wattunamo Pabeta Ketua, untuk kemajuan sepak bola Sulawesi Barat,” ucap Hamka.

Selain Hamka, sejumlah pemain profesional turut memberikan dukungan, di antaranya Muh. Dzaky (PSM Makassar), Ananda Raehan (PSM Makassar), Jajang Mulyana (PSS Sleman), Isnan Ali (Barito Putera), Aditya Putra Dewa (Malut United), Achmad Riyadi (Persipal Palu), Agung Prasetyo (Semen Padang), Kurniawan Karman (Sumut United), Abd Rahman (eks Persib Bandung), Rachmat Latief (Persewangi Banyuwangi), Saldy Amiruddin (Bekasi FC), Dias Angga (Bekasi FC/Persib Bandung), serta Muh. Fahrul dan Poetro (PSM Makassar). Sejumlah pemain asal Sulbar juga turut menyuarakan dukungan.

Dukungan luas ini muncul bukan tanpa alasan. Jejak panjang Febrianto di dunia sepak bola dinilai menjadi modal besar untuk memajukan persepakbolaan di Sulbar.

Pria kelahiran Ujung Pandang, 20 Februari 1989 itu mengawali kariernya di Makassar Football School (MFS) pada tahun 2000. Ia kemudian memperkuat PSM Makassar sejak 2007 hingga 2009, sebelum sempat mencuri perhatian publik sepak bola nasional dengan kabar bergabungnya ke klub VfB Stuttgart (Jerman) pada 2007.

Setelah satu musim di Eropa, Febrianto kembali ke Indonesia dan membela sejumlah klub seperti Persipura Jayapura, Medan Chiefs, Persiram Raja Ampat, hingga Persela Lamongan.

Usai pensiun sebagai pemain, Febrianto tetap konsisten berkontribusi untuk sepak bola tanah air. Ia pernah menjabat sebagai Manajer PSM Makassar di ajang Menpora Cup, serta menjadi Manajer Akademi PSM Makassar yang sukses melahirkan banyak pemain muda berbakat dan membawa tim dua kali juara Elite Pro Academy U-16 dan U-18 tingkat nasional.

Tak hanya itu, sebagai Ketua Askab PSSI Mamuju, Febrianto berhasil membawa Kabupaten Mamuju meraih medali emas pertama cabang sepak bola pada Porprov IV Sulbar.

Menanggapi derasnya dukungan, Febrianto menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia menegaskan kesiapannya untuk berbuat lebih besar demi kemajuan sepak bola Sulawesi Barat.

“Kalau ini untuk membesarkan sepak bola Sulbar, saya selalu siap,” ujar Febrianto Wijaya. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.