Mamuju, Mesakada.com — Pemprov Sulbar tampak serius mendorong pemerataan pembangunan di kabupaten. Hal itu dibuktikan dengan kucuran dana puluhan miliar ke setiap kabupaten di Sulbar.
Setelah kebijakan alokasi anggaran Rp 50 miliar setiap kabupaten di Sulbar di tahun 2026, kini muncul kebijakan lain. Yakni tambahan dana sebesar Rp 250 miliar.
Dana ini akan dibagikan secara proporsional berdasarkan tiga indikator utama yakni, kebutuhan daerah, luas wilayah, dan jumlah penduduk.
“Jika anggaran kita mumpuni, tidak ada efisiensi, maka kita akan mengalokasikan kembali kepada kabupaten secara proporsional sebesar Rp 250 miliar. Dibagi berdasarkan kebutuhan, luas wilayah dan jumlah penduduk kabupaten,” kata Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana, Senin 26 Mei.
Meski demikian, lanjut dia, rencana tambahan anggaran ini masih bergantung pada kondisi fiskal daerah.
“Memang kita masih melihat kondisi fiskal kita. Paling tidak pemenuhan alokasi ini akan ada, tapi rencana nilainya Rp 250 miliar, itu tergantung kondisi fiskal. Tapi kalau yang Rp 50 miliar memang kita sudah akan laksanakan,” tambahnya.
Rencana anggaran ini dinilai sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah, yang menitikberatkan pada pemerataan pembangunan dan penguatan layanan dasar publik di seluruh kabupaten. (*)







