Mamuju, Mesakada.com — Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adang Ginanjar, mengingatkan seluruh jajarannya untuk mengelola anggaran secara optimal di tengah penurunan signifikan pagu indikatif Polda Sulbar tahun 2026.
Dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Polda Sulbar, Rabu (23/7), di Aula Marannu Mapolda, Irjen Pol Adang mengumumkan pagu indikatif anggaran tahun 2026 sebesar Rp 521,46 miliar, turun drastis hampir Rp 60 miliar dari anggaran tahun sebelumnya yang mencapai Rp 581,45 miliar.
Penurunan anggaran ini disebut sebagai dampak dari dinamika ekonomi global, ketegangan geopolitik, dan kebijakan nasional yang menitikberatkan pada kedaulatan pangan, energi, serta pembangunan ekonomi yang inklusif.
“Anggaran yang kita terima harus dimanfaatkan secara optimal dan bertanggung jawab sesuai amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara,” tegas Irjen Pol Adang.
Musrembang Polda Sulbar tahun 2025 ini mengangkat tema Polda Sulbar yang Presisi Mendukung Kedaulatan Pangan dan Energi serta Ekonomi yang Produktif dan Inklusif, sejalan dengan Prioritas Nasional ke-2 dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026.
Meski menghadapi keterbatasan, Kapolda menegaskan bahwa pengelolaan anggaran harus mengedepankan pendekatan money follow program, dengan prioritas pada belanja pegawai (termasuk gaji ke-13 dan THR), efisiensi belanja barang, serta peningkatan kualitas belanja modal.
Selain itu, Musrembang juga dimanfaatkan sebagai ajang pemberian apresiasi kepada Satuan Kerja (Satker) berprestasi serta dorongan bagi yang lain untuk terus meningkatkan kinerja. (*)






