Anak Sekolah di Mamasa Belajar dari Rumah Mulai Besok Imbas Asap Karhutla

oleh
rapat darurat Tim Reaksi Cepat (TRC) Lintas Sektoral yang dipimpin langsung Welem Sambolangi di Posko Induk TRC Lintas Sektoral, Kamis (15/10/2026).

Mamasa, Mesakada.com — Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, mengambil kebijakan pembelajaran dari rumah bagi seluruh peserta didik jenjang PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA/SMK di Mamasa. Kebijakan tersebut berlaku mulai Jumat (16/10/2026) hingga 17 Oktober 2026 sebagai langkah antisipasi kondisi darurat yang tengah menjadi perhatian pemerintah daerah.

Kebijakan itu diputuskan dalam rapat darurat Tim Reaksi Cepat (TRC) Lintas Sektoral yang dipimpin langsung Welem Sambolangi di Posko Induk TRC Lintas Sektoral, Kamis (15/10/2026).

Rapat membahas penguatan koordinasi TNI-Polri dan pemerintah daerah, pemetaan wilayah rawan, serta pembagian tugas personel untuk memastikan penanganan keadaan darurat berjalan cepat dan terkoordinasi.

“Mulai besok, seluruh peserta didik dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK di wilayah Kabupaten Mamasa akan melaksanakan pembelajaran dari rumah hingga tanggal 17 Oktober 2026 mendatang,” ujar Welem.

Ia menegaskan, kebijakan tersebut diambil dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan peserta didik, pendidik, serta tenaga kependidikan di tengah kondisi darurat yang sedang diantisipasi pemerintah daerah.

“Saya minta seluruh jajaran untuk tetap siaga 24 jam. Kita harus memastikan tim reaksi cepat kita siap, solid, dan responsif. Keselamatan masyarakat, termasuk anak-anak kita di sekolah, adalah prioritas utama,” lanjutnya.

Selain menetapkan kebijakan pembelajaran dari rumah, Welem menginstruksikan seluruh pimpinan OPD, camat, hingga kepala desa untuk memperkuat sistem pelaporan cepat, meningkatkan pemantauan di wilayah rawan, serta memastikan kesiapan logistik dan peralatan penanggulangan darurat.

Pemerintah Kabupaten Mamasa juga memastikan Posko Induk TRC Lintas Sektoral beroperasi selama 24 jam sebagai pusat koordinasi dan informasi dalam menghadapi situasi darurat.

Usai menggelar konferensi pers, pemerintah daerah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) langsung turun ke lapangan membagikan masker kepada masyarakat di sekitar Kelurahan Mamasa. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya perlindungan kesehatan masyarakat.

Masyarakat diimbau tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti arahan petugas selama situasi darurat berlangsung. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.