Ada 36 Ribu Rumah di 19 Desa di Sulbar Belum Menikmati Listrik PLN, Desa Paling Banyak di Mamuju

oleh
Kepala Dinas ESDM Sulbar, Mochamad Ali Chandra.

Mamuju, Mesakada.com – Puluhan ribu rumah di Sulawesi Barat (Sulbar) masih terjebak dalam kegelapan. Di tengah janji pemerataan energi, fakta di lapangan menunjukkan masih ada 36.000 Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang belum menikmati listrik dari PLN. 

Hal ini menandakan permasalahan elektrifikasi masih menjadi tantangan besar daerah ini. Berdasarkan data validasi bersama PLN dan Dinas ESDM Sulbar, masih ada sekitar 36.000 RTS belum berlistrik.

“Dari jumlah itu, 12.520 RTS telah mengajukan usulan Program Bantuan Pasang Baru Listrik dari Kementerian ESDM RI Tahun 2024,” kata Kepala Dinas ESDM Sulbar, Mohammad Ali Chandra, saat memaparkan kondisi tersebut di hadapan Gubernur Sulbar, SDK, pekan lalu.

Namun, lebih dari separuh jumlah tersebut masih menggantung tanpa kepastian. Rumah yang belum teraliri listrik PLN itu berada di 19 desa di Sulbar. “Sebanyak 11 desa berada di Kabupaten Mamuju dan 8 desa di Kabupaten Mamasa,” ungkap Chandra. 

Selain permasalahan elektrifikasi, Dinas ESDM Sulbar juga menghadapi tantangan besar dalam pengembangan infrastruktur energi primer dan energi baru terbarukan. 

“Kami masih menghadapi hambatan dalam pemanfaatan energi baru terbarukan seperti PLTA, PLTB, PLTS, PLTMH, dan biomassa,” jelas Chandra. 

Di sisi lain, potensi bencana geologi di Sulbar semakin memperumit persoalan infrastruktur energi. “Mitigasi bencana geologi juga menjadi perhatian utama karena potensi bencana yang cukup tinggi di wilayah Sulbar,” tambahnya. 

Dinas ESDM Sulbar mengklaim telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengatasi ketimpangan energi ini, mulai dari pembangunan jaringan listrik ke daerah terpencil hingga alokasi anggaran untuk program bantuan pasang baru listrik. 

“Kami akan terus membangun jaringan listrik ke daerah yang belum terjangkau serta meningkatkan kapasitas pembangkit listrik yang ada,” kata Chandra. 

Selain itu, pihaknya juga berencana mengembangkan energi terbarukan dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Mikrohidro (PLTMH), dan biomassa yang sesuai dengan potensi lokal. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.