5 Anak di Riau Meninggal Akibat Flu Babi, Dinkes Sulbar Imbau Warga Waspada

oleh

Mamuju, Mesakada.com — Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulbar menanggapi kembali munculnya isu Flu Babi atau Flu Tipe A yang belakangan ramai diperbincangkan publik. Kemunculan penyakit ini menjadi perhatian serius karena Flu Tipe A merupakan infeksi akut yang menyerang jaringan paru-paru (alveoli) dan dapat menyebar ke seluruh saluran napas.

Tidak seperti flu musiman, flu babi dikenal lebih mudah menimbulkan gejala berat jika tidak segera ditangani. Dinkes Sulbar mengingatkan masyarakat agar memperketat perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk mencegah penularan penyakit ini.

Upaya yang disarankan antara lain pemberian ASI eksklusif dan MP-ASI yang cukup untuk memperkuat imun anak, menghindari paparan polusi seperti asap rokok dan asap kendaraan, serta membiasakan cuci tangan pakai sabun sebelum makan atau menyusui.

Di samping itu, imunisasi lengkap sangat dianjurkan untuk menurunkan risiko infeksi saluran napas yang dapat memperparah kondisi jika terpapar Flu Tipe A.

Plt. Kepala Dinkes Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa pemerintah daerah melalui program ISPA telah mengambil langkah antisipasi menghadapi kemunculan kembali flu babi.

Penguatan layanan pemeriksaan ILI (Influenza-Like Illness) di Puskesmas Tampa Padang dan layanan SARI (Severe Acute Respiratory Infection) di laboratorium yang telah terlatih menjadi bagian dari deteksi dini dan pemantauan ketat.

“Langkah ini penting untuk memastikan kita sigap menghadapi kemungkinan masuknya flu tipe baru, termasuk Flu Tipe A, di wilayah Sulawesi Barat,” ujar Nursyamsi, Rabu 26 November 2025.

Dinas Kesehatan mengajak masyarakat tetap waspada, tidak panik, dan terus menjaga kesehatan keluarga. Dengan dukungan bersama pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, penyebaran flu babi dapat ditekan sehingga kesehatan warga Sulawesi Barat tetap terjaga sesuai Misi ke-3 Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.