Mamuju, Meskada.com – Sebanyak 17 pria di Mamuju melakukan pemerkosaan terhadap anak perempuan berusia 15 tahun. Dua pelaku disebut merupakan paman korban. Polisi pun telah menahan 16 orang pelaku, satu orang masih dicari.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir mengatakan, seluruh terduga pelaku telah diamankan secara bertahap sejak akhir Juli hingga awal Agustus 2026. Mereka kini ditahan di Mapolresta Mamuju.
“Saat ini seluruh terduga pelaku yang berjumlah 16 orang sudah resmi kami tahan di Mapolresta Mamuju,” kata Iptu Herman kepada wartawan, Jumat (7/8/2026).
Kasus tersebut terungkap setelah keluarga korban mendatangi kepolisian dan membuat laporan. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kasus pemerkosaan terhadap korban disebut telah berlangsung berulang kali sejak November 2025.
Polisi juga menemukan fakta bahwa dua dari 17 pelaku memiliki hubungan kekerabatan dekat dengan korban. Keduanya disebut merupakan paman korban.
“Dari total pelaku yang diamankan, ada dua orang yang merupakan keluarga dekat korban, yaitu paman (om) dari korban sendiri,” ungkap Iptu Herman.
Selain itu, enam dari 17 terduga pelaku diketahui masih berusia di bawah 18 tahun. Karena berstatus anak, proses pemeriksaan terhadap keenamnya dilakukan melalui Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Mamuju dengan mekanisme penanganan khusus sesuai ketentuan yang berlaku.
“Ada enam orang pelaku yang tercatat masih di bawah umur, atau usianya di bawah 18 tahun,” tutur Iptu Herman.
Penyidik masih mendalami rangkaian peristiwa tersebut untuk mengungkap secara utuh kronologi, peran masing-masing terduga pelaku, serta bagaimana kasus tersebut dapat berlangsung dalam kurun waktu yang cukup panjang.
Kasus ini juga berdampak serius terhadap kondisi korban. Berdasarkan keterangan kepolisian, korban saat ini diketahui sedang hamil dengan usia kandungan sekitar tiga bulan.
“Kondisi korban saat ini sedang hamil dengan usia kandungan memasuki tiga bulan,” kata Iptu Herman.
Polresta Mamuju menegaskan proses penyidikan masih terus berjalan. Polisi juga masih mendalami keterangan para terduga pelaku dan pihak terkait untuk memastikan seluruh fakta dalam perkara tersebut sebelum proses hukum dilanjutkan ke tahap berikutnya. (*)






