Warga Polman Desak Polisi Tindak Tegas Aksi Geng Motor Bawa Parang

oleh

Polman, Mesakada.com — Warga Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, mendesak aparat kepolisian segera mengambil langkah tegas menyusul maraknya aksi diduga geng motor bawa parang yang terjadi di wilayah Wonomulyo, Matakali, dan sekitarnya.

Sejumlah warga mengaku resah dengan kemunculan sekelompok pemuda yang kerap beraksi pada malam hari. Mereka disebut datang secara tiba-tiba sambil membawa balok dan parang, lalu mendatangi warga yang sedang berkumpul atau nongkrong di pinggir jalan tanpa alasan yang jelas.

Salah seorang korban berinisial H menuturkan, dirinya nyaris menjadi sasaran saat sedang berada di pos ronda. “Nongkrong ka di pos ronda itu malam, tiba-tiba ada delapan orang bawa parang mauka naparangi, tidak ada mi juga tanya-tanya,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).

Aksi tersebut disebut telah berlangsung selama berbulan-bulan. Namun hingga kini, warga menilai belum ada langkah serius yang mampu memberikan rasa aman di tengah masyarakat. Kondisi ini membuat sebagian warga memilih membatasi aktivitas malam hari karena khawatir menjadi korban berikutnya.

Salah satu pemuda Wonomulyo, Dicky Wahyudi, meminta Kapolres Polman tidak menganggap persoalan ini sebagai kenakalan remaja biasa. Ia menilai tindakan membawa senjata tajam dan melakukan percobaan penganiayaan sudah masuk kategori tindak kriminal yang membahayakan keselamatan warga.

Masyarakat berharap kepolisian segera meningkatkan patroli malam, mengidentifikasi para pelaku, serta mengambil tindakan hukum yang tegas demi mengembalikan rasa aman di wilayah Wonomulyo dan sekitarnya. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.