Mamuju, Mesakada.com — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 di Kabupaten Mamuju, Sulbar, menyasar pembangunan infrastruktur jalan, rumah tidak layak huni (RTLH), hingga penyediaan sumber air bersih bagi masyarakat.
Danrem 142/Tatag, Brigjen TNI Hartono mengatakan, sasaran fisik TMMD meliputi pembangunan jalan beton, plat dekker, talud, parit, serta perbaikan rumah warga yang tidak layak huni.
“Secara pribadi dari TNI, kita akan membangun tiga unit RTLH. Namun, nanti dari kabupaten berkoordinasi dengan provinsi akan menambah sekurang-kurangnya 10 unit,” kata Brigjen TNI Hartono, usai upacara pembukaan TMMD ke-130 di Lapangan Lombang-Lombang, Kecamatan Kalukku, Mamuju, Selasa (13/10/2026).
Ia berharap penambahan bantuan rumah tersebut dapat terealisasi sehingga semakin banyak warga yang membutuhkan bisa mendapatkan tempat tinggal yang layak.
Menurut Brigjen TNI Hartono, pembangunan RTLH tidak hanya menyangkut infrastruktur, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami keterbatasan ekonomi.
“Rakyat yang memang kekurangan dan membutuhkan harus kita bantu,” ujarnya.
Selain pembangunan rumah, TMMD ke-130 juga merencanakan pembuatan dua hingga tiga titik sumur bor atau sumber air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di lokasi sasaran.
Sementara itu, sasaran nonfisik akan diisi dengan penyuluhan kesehatan, bela negara, dan pertanian. Penyuluhan terkait sektor perikanan juga akan diberikan apabila terdapat masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan.
Dalam pelaksanaannya, TMMD ke-130 melibatkan personel gabungan karena jumlah personel internal Kodim dinilai terbatas. Hartono menyebut, sebanyak 25 personel dari Batalyon 917 di Polewali Mandar dan 25 personel dari Batalyon 874 di Pasangkayu turut dikerahkan.
Kegiatan tersebut juga melibatkan unsur TNI, Polri, Lanal, Den AU, serta masyarakat setempat. Mereka akan bergotong royong mengerjakan berbagai sasaran pembangunan yang telah ditetapkan.
Melalui kolaborasi tersebut, TMMD diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah sasaran, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. (*)





