Bonehau, Mesakada.com — Program bantuan internet Sulbar Digital kembali menuai apresiasi dari pengguna layanan publik. Kali ini datang dari UPTD Puskesmas Hinua, Kecamatan Bonehau, yang merasakan langsung dampak positif jaringan internet dalam menunjang pelayanan kesehatan berbasis digital.
Staf teknis laboratorium UPTD Puskesmas Hinua Bonehau, Yudi, mengungkapkan bahwa layanan internet Sulbar Digital sangat membantu operasional puskesmas, khususnya dalam pengelolaan rekam medik online.
“Jaringannya sangat bagus dan sangat membantu untuk rekam medik online. Pelayanan jadi lebih lancar karena akses data pasien bisa dilakukan dengan cepat,” ungkap Yudi saat menyambut kunjungan Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Sulbar, Ridwan Djafar, Rabu (4/3/2026).
Menurut Yudi, meskipun puskesmas juga menerima dukungan jaringan dari sumber lain, pihaknya lebih memilih menggunakan layanan Sulbar Digital karena dinilai lebih stabil dan sesuai dengan kebutuhan pelayanan harian.
Ia menegaskan, kestabilan jaringan menjadi faktor krusial dalam pelayanan kesehatan, terutama ketika tenaga medis harus menginput serta mengakses data pasien secara real time. Gangguan jaringan, kata dia, dapat menghambat proses administrasi hingga pelayanan medis.
Selain menyampaikan apresiasi, pihak puskesmas juga mengusulkan agar dilakukan penyetelan ulang (reset) kata sandi jaringan guna memastikan penggunaan internet lebih optimal dan terkontrol.
Sementara itu, Kadiskominfo Sulbar Ridwan Djafar menyampaikan terima kasih atas masukan dari Puskesmas Hinua. Ia menjelaskan, program Sulbar Digital merupakan bagian dari komitmen Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dalam memperluas akses internet guna mendukung transformasi digital di sektor pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik hingga menjangkau wilayah kecamatan dan desa.
Dengan dukungan jaringan yang stabil serta pemanfaatan yang tepat guna, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan di Bonehau semakin meningkat dan mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan medis secara cepat dan efisien. (rls)






