Polewali, Mesakada.com — Polres Polman mengaku telah mengidentifikasi tiga mobil yang diduga terlibat dalam kecelakaan maut di Jalan Trans Sulawesi, Desa Bonne-Bonne, Kecamatan Mapilli, Polewali Mandar (Polman). Satu mobil telah diamankan. Polisi pun kini memburu dua mobil lain yang diduga terkait dengan peristiwa tersebut.
Kasat Lantas Polres Polman, Iptu Jamaluddin mengatakan, mobil tersebut diamankan setelah polisi melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV dan meminta keterangan sejumlah saksi.
“Sudah ada. Kami sebenarnya sudah amankan satu kendaraan,” ujarnya, Senin (12/10/2026).
Menurut Iptu Jamaluddin, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, terdapat tiga kendaraan yang tengah diidentifikasi terkait peristiwa kecelakaan tersebut.
Dari tiga kendaraan itu, satu unit telah diamankan, sementara dua kendaraan lainnya masih dalam proses penelusuran dan identifikasi.
“Ada kami identifikasi tiga kendaraan yang ada pada saat kejadian ini masih diidentifikasi, sisa dua ini,” katanya.
Iptu Jamaluddin juga mengungkapkan bahwa salah satu kendaraan yang tengah ditelusuri diduga menggunakan pelat nomor dari luar Provinsi Sulbar.
“Ini kan kayak bukan plat Sulbar dia plat luar itu masih diidentifikasi,” ungkapnya.
Selain mengidentifikasi kendaraan, polisi telah mengumpulkan sejumlah petunjuk melalui pemeriksaan rekaman kamera pengawas (CCTV) serta keterangan saksi.
Hingga Senin (12/10/2026), sedikitnya lima saksi telah dimintai keterangan untuk mengungkap kronologi kecelakaan tersebut.
“Sudah ada lima saksi yang kami mintai keterangan seperti apa sebenarnya kronologi kecelakaan ini,” ungkapnya.
Meski penyelidikan mulai menemukan sejumlah petunjuk, kepolisian belum membeberkan secara terperinci hasil identifikasi kendaraan maupun dugaan penyebab kecelakaan.
Polisi masih mendalami barang bukti dan keterangan para saksi untuk memastikan kendaraan yang terlibat serta bagaimana peristiwa kecelakaan tersebut terjadi.
Diketahui, kecelakaan maut itu terjadi pada Jumat (9/10/2026) di Jalan Trans Sulawesi, Desa Bonne-Bonne, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar.
Peristiwa tersebut menewaskan dua pelajar MAN 1 Polewali Mandar (Polman) yang saat itu tengah berboncengan menggunakan sepeda motor.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara pasti kronologi dan pihak-pihak yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.(ifn/ajs)





