Mamuju, Mesakada.com – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) mengamankan tambahan anggaran sekitar Rp 500 miliar dari pemerintah pusat di tengah kebijakan efisiensi.
Hal tersebut diungkapkan SDK dalam momentum buka puasa bersama dan refleksi setahun kepemimpinan di Masjid Raya Suada Mamuju, Jumat (20/2/20260. Menurut dia, Sulbar sebelumnya sempat mengalami pemotongan anggaran sekitar Rp300 miliar. Namun melalui lobi intensif ke pemerintah pusat, Sulbar justru memperoleh tambahan alokasi yang nilainya lebih besar.
Menurutnya, tambahan Rp 500 miliar tersebut menjadi bukti bahwa komunikasi dan strategi lobi yang tepat mampu menjaga ruang fiskal daerah tetap kuat, meski di tengah tekanan kebijakan efisiensi.
“Dalam kondisi terbatas pun kita tetap bergerak,” tegas SDK.
Ia menilai, tambahan anggaran itu sangat penting untuk memastikan program pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal, sekaligus menjaga tren positif sejumlah indikator pembangunan di Sulbar.
SDK menegaskan, penguatan fiskal daerah melalui lobi yang efektif merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat Sulbar di tingkat pusat.
Dalam refleksi tersebut, Suhardi Duka juga menyampaikan kenangan mendalam terhadap almarhum Wakil Gubernur, Salim S Mengga yang telah wafat. Dengan nada haru, ia mengenang keharmonisan dan kepercayaan yang terbangun selama memimpin bersama.
“Keputusan yang diambil wakil gubernur adalah keputusan gubernur, dan keputusan saya juga adalah keputusan beliau. Begitu saling percayanya kami,” tutur SDK.
Ia mengaku sempat merenung dan berdialog dalam hati setelah kepergian wakilnya tersebut. “Tapi apapun itu, mari kita tegar dan lanjutkan perjuangan ini. Dengan integritas yang telah beliau tanamkan, saya yakin beliau tersenyum di sana,” ucapnya.
Pada momentum tersebut, Pemprov Sulbar juga membagikan seribu paket kepada masyarakat. Gubernur menyatakan, pahala dari kegiatan tersebut diniatkan untuk almarhum Wakil Gubernur.
Acara turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, instansi vertikal, serta keluarga almarhum Wakil Gubernur. Suhardi Duka menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak dalam mendukung pembangunan daerah.
“Daerah ini bukan hanya tanggung jawab gubernur, tapi tanggung jawab kita bersama,” tutur SDK. (*)






