Mamuju, Mesakada.com — Kapolda Sulawesi Barat (Sulbar) Irjen Pol Totok Suharyanto menegaskan bahwa proses penerimaan anggota Polri tidak dipungut biaya, mulai dari pendaftaran hingga pendidikan. Penegasan itu disampaikan saat mengunjungi SMKN 1 Rangas, Mamuju, dalam program Polisi Peduli Pendidikan, Senin (19/10/2026).
Di hadapan para siswa, Irjen Pol Totok memastikan masyarakat tidak perlu mengandalkan uang untuk menjadi anggota kepolisian. Ia meminta para pelajar tidak minder mendaftar hanya karena beredar anggapan bahwa masuk polisi membutuhkan biaya besar.
“Kami di sini untuk menjamin bahwa mendaftar masuk Polisi itu gratis! Semuanya gratis tis sampai masa pendidikan. Jangan pernah mengandalkan uang, karena jika ada yang meminta uang, kalian pasti sedang tertipu!” tegas Irjen Pol Totok.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah sejumlah siswa mengajukan pertanyaan mengenai proses rekrutmen Polri, termasuk kekhawatiran terhadap faktor biaya. Selain itu, para pelajar juga menyoroti persoalan kenakalan remaja, pernikahan dini, dan bahaya narkoba di lingkungan sekolah.
Irjen Pol Totok menegaskan, Polda Sulbar berkomitmen menjaga transparansi dalam proses penerimaan anggota Polri serta menutup celah kecurangan. Ia juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik dan masukan demi mewujudkan rekrutmen yang bersih dan kompetitif.
“Insya Allah, kami pastikan penerimaan yang bersih dan kompetitif. Ke depan, kami juga siap membuka diri menerima segala kritikan dan masukan demi rekrutmen yang jauh lebih bersih,” ujarnya.
Selain membahas rekrutmen, Irjen Pol Totok memotivasi para siswa agar mempersiapkan masa depan melalui kerja keras, kedisiplinan, dan peningkatan kemampuan diri. Menurutnya, keberhasilan tidak dapat diraih jika waktu hanya dihabiskan untuk bermalas-malasan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, memperkuat pendidikan, dan membangun kebiasaan positif sejak muda. Para siswa diminta tidak hanya memiliki cita-cita, tetapi juga berusaha secara konsisten untuk mewujudkannya.
Di akhir kunjungan, Irjen Pol Totok mengajak para pelajar memperkuat nilai spiritual sebagai benteng menghadapi kenakalan remaja dan pengaruh buruk lingkungan. Ia berharap siswa SMKN 1 Rangas tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berintegritas, dan mampu berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas. (*)





