Kanwil Haji dan Umrah Sulbar Imbau Biro Travel Tunda Keberangkatan ke Tanah Suci

oleh

Mamuju, Mesakada.com — Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah Sulbar, Ahmad Barambangi, mengimbau seluruh biro perjalanan umrah di Sulbar untuk menunda sementara pemberangkatan jamaah menyusul situasi perang Iran vs Amerika Serikat dan Israel yang berdampak pada penerbangan.

Imbauan tersebut disampaikan setelah 11 jamaah umrah PT Ridha Safari Tour Pasangkayu dilaporkan masih tertahan di Bandara Jeddah dan belum dapat kembali ke Tanah Air sesuai jadwal. Para jamaah sebelumnya dijadwalkan tiba di Indonesia hari ini menggunakan maskapai Qatar Airways.

Ahmad menyebutkan, penundaan dilakukan sebagai langkah antisipatif demi keselamatan jamaah.

“Sementara dikomunikasikan ke seluruh travel di Sulbar. Dan sekarang untuk sementara ditunda dulu seluruh jamaah yang mau berangkat umrah,” ujarnya kepada Mesakada.com, Selasa (3/3/2026).

Ia juga membenarkan bahwa tertahannya jamaah di Jeddah berkaitan dengan situasi perang yang sedang berlangsung. Meski demikian, ia memastikan kondisi jamaah dalam keadaan aman sembari menunggu kepastian jadwal penerbangan selanjutnya.

Pihaknya kini terus berkoordinasi dengan maskapai dan otoritas terkait guna memastikan proses pemulangan berjalan lancar. Travel penyelenggara juga diminta aktif memantau dan melaporkan perkembangan kondisi jamaah.

Sementara itu, jamaah asal Sulbar yang telah lebih dulu berada di Tanah Suci dilaporkan tetap menjalankan ibadah dengan aman. Jamaah Ali Tour dijadwalkan bergerak dari Madinah menuju Makkah untuk melanjutkan rangkaian ibadah.

Pakem Tour memiliki dua rombongan yang berada di Makkah dan Madinah, dengan jadwal pemulangan masing-masing pada 12 Maret 2026 dan 25 Maret 2026. Asia Iman Wisata dan Safa Mandar Wisata juga melaporkan seluruh jamaahnya dalam kondisi aman.

Untuk jamaah Abu Ubaidah, keberangkatan yang direncanakan pada 7 Maret mendatang masih menunggu perkembangan situasi. Sementara Nurfadilah Wisata melaporkan grup awal Ramadan telah tiba di Tanah Air, sedangkan grup 28 Maret yang mengikuti iktikaf akhir Ramadan saat ini berada di Madinah dan dijadwalkan kembali pada 25 Maret 2026.

Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulbar menegaskan, penundaan pemberangkatan bersifat sementara hingga kondisi dinilai benar-benar kondusif, dengan keselamatan jamaah sebagai pertimbangan utama. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.