Mamuju, Mesakada.com – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), menegaskan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara. Namun ia mengingatkan, aspirasi harus disampaikan secara tertib dan tidak boleh merusak fasilitas publik.
“Silakan sampaikan aspirasi, kita akan kawal dan dengarkan, tapi kalau sudah merusak fasilitas publik, fasilitas pemerintah, kita tidak akan biarkan,” tegasnya.
SDK mengapresiasi masyarakat dan tokoh di Majene yang dinilai mampu menjaga situasi tetap aman selama aksi mahasiswa.
“Alhamdulillah, berkat para tokoh dan kesadaran anak-anak kita, semua berjalan lancar tanpa pengerusakan. Semua berkat dukungan penuh dari masyarakat,” ucapnya.
Ia menekankan bahwa menjaga ketertiban adalah kunci agar aspirasi yang disampaikan bisa didengar dengan baik oleh pemerintah. SDK juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi, apalagi mengingat kondisi Sulbar sebagai daerah dengan pendapatan kecil.
“Semua akan berjalan lancar dan damai berkat dukungan semua masyarakat. Di Majene terbukti, karena rakyatnya menyayangi daerahnya akhirnya bisa terjaga,” pungkasnya. (*)






