Mamuju, Mesakada.com — Ekonomi Sulbar terus menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, perekonomian Sulbar pada triwulan III tahun 2025 tumbuh sebesar 5,83 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Sulbar, M.La’bi, mengatakan peningkatan tersebut ditopang oleh naiknya nilai tambah di sebagian besar sektor usaha.
“Sumber pertumbuhan ekonomi terbesar berasal dari kategori industri pengolahan , sementara dari sisi pengeluaran yang didorong oleh komponen net ekspor,” ujarnya.
Pertumbuhan ekonomi Sulbar juga menempatkan provinsi ini pada posisi ketiga tertinggi di antara 14 provinsi di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua).
Di atas Sulbar, Maluku Utara mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 39,10 persen , disusul Sulawesi Tengah yang tumbuh 7,79 persen .
Secara struktur, perekonomian Sulbar masih didominasi oleh sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan dengan kontribusi 47,80 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Subkategori perkebunan tahunan masih menjadi penopang utama.
Selain itu, industri pengolahan penyediaan andil sebesar 11,53 persen, diikuti sektor perdagangan besar dan eceran sebesar 9,44 persen, konstruksi sebesar 6,64 persen, serta administrasi pemerintahan sebesar 5,57 persen.
Pertumbuhan ekonomi ini menunjukkan daya saing Sulbar semakin kuat, terutama dari sektor-sektor produktif yang mulai bergerak cepat di tengah stabilitas perekonomian nasional. (*)





