Mamuju, Mesakada.com — Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat (Dinsos Sulbar) menghadiri rapat persiapan peluncuran Pos Rujukan Penanganan Stunting serta penyaluran bantuan tunai bagi masyarakat Kabupaten Mamuju. Rapat berlangsung di Kantor Dinas Kesehatan Sulbar, Jumat, 12 Desember 2025.
Dinsos Sulbar diwakili Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin, Idham Halik. Rapat ini digelar untuk mematangkan koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan program berjalan optimal dan tepat sasaran.
Sejumlah aspek teknis dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari kesiapan Pos Rujukan Penanganan Stunting, mekanisme layanan rujukan bagi keluarga berisiko stunting, hingga skema penyaluran bantuan tunai kepada masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Mamuju.
Kepala Dinas Sosial Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, melalui Kabid Penanganan Fakir Miskin Idham Halik, menegaskan komitmen Dinsos Sulbar dalam mendukung upaya pemerintah daerah menurunkan angka stunting melalui pendekatan perlindungan dan jaminan sosial.
“Dinsos siap bersinergi dengan seluruh perangkat daerah terkait untuk memastikan bantuan sosial, termasuk bantuan tunai, diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Program ini merupakan bagian penting dari upaya terpadu penanganan stunting dan pengentasan kemiskinan,” ujar Idham.
Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar intervensi yang dilakukan tidak bersifat sementara, melainkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Melalui rapat persiapan ini, diharapkan peluncuran Pos Rujukan Penanganan Stunting serta penyaluran bantuan tunai di Kabupaten Mamuju dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sulbar. Program ini juga sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan penguatan perlindungan sosial. (*)





