Mamasa, Mesakada.com — Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, meletakkan batu pertama pembangunan Gereja Cabang Kebaktian (CK) Bukit Zaitun di Desa Lambanan, Kecamatan Mamasa, Rabu (11/2/2026). Peletakan batu pertama tersebut menandai dimulainya proses pembangunan rumah ibadah yang telah lama direncanakan jemaat setempat.
Dalam kesempatan itu, Bupati Welem juga menyerahkan bantuan pribadi berupa 100 sak semen untuk mendukung pembangunan gereja. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan moril dan materiil kepada panitia dan jemaat.
“Dalam mendukung panitia, saya bersama keluarga memberi persembahan 100 sak semen untuk mendukung pembangunan ini,” ujar Welem di hadapan jemaat.
Ia menyampaikan bahwa pembangunan gereja harus dilandasi niat yang baik dan tulus. Menurutnya, semangat kebersamaan yang terbangun di awal perencanaan harus tetap dijaga hingga pembangunan selesai.
“Apa yang dimulai hari ini harus dimulai dari niat baik dan tulus. Jangan hanya semangat saat memulai, tetapi ketika berjalan justru mundur satu per satu,” pesannya.
Welem juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan kerja sama antara panitia pembangunan dan seluruh anggota jemaat. Ia mengingatkan agar tidak mudah terpengaruh isu-isu yang dapat memecah belah kebersamaan.
“Yang harus kita jaga adalah kerja sama dan kekompakan panitia dan jemaat. Hindari kecurigaan yang berlebihan dan tuduhan yang tidak mendasar. Jangan mudah mendengarkan pengaruh dari luar,” tegasnya.
Menurutnya, selama keputusan telah disepakati bersama oleh panitia dan jemaat, maka proses pembangunan harus tetap berjalan sesuai komitmen bersama.
Peletakan batu pertama tersebut berlangsung khidmat dan disaksikan tokoh agama, panitia pembangunan, serta jemaat setempat yang berharap pembangunan Gereja Bukit Zaitun dapat berjalan lancar hingga rampung. (*)





