Mapilli, Mesakada.com — Seekor buaya muara berukuran sekitar 2,5 meter muncul di tepian Sungai Maloso, Desa Rumpa, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sabtu (10/10/2026). Kemunculan reptil tersebut membuat sejumlah pemancing memilih menjauh dari lokasi.
Buaya yang tampak berwarna putih itu terlihat berada di tepi sungai dengan posisi mulut menganga menghadap ke arah barat atau bagian hulu sungai.
Kemunculan buaya tersebut terjadi sekitar pukul 13.40 WITA. Meski bukan pertama kalinya terlihat di Sungai Maloso, keberadaannya tetap berpotensi membahayakan warga yang beraktivitas di sekitar aliran sungai.
Salah seorang warga Desa Rumpa, Ardiansyah, mengatakan kemunculan buaya di Sungai Maloso sudah sering terjadi, terutama ketika memasuki musim kemarau atau saat debit air sungai mulai menyusut.
“Sering memang muncul apalagi kalau kemarau,” ujarnya kepada Mesakada.com, Minggu (11/10/2026).
Menurut Ardiansyah, buaya yang terlihat kali ini memiliki ukuran tubuh cukup besar, dengan panjang diperkirakan mencapai 2,5 meter.
“Besar itu buaya, sekitar 2,50 meteran lah,” ungkapnya.
Sementara itu, seorang pemancing bernama Asraf mengaku sempat melihat buaya tersebut berada tidak jauh dari lokasi tempatnya memancing.
Mengetahui keberadaan reptil berukuran besar itu, Asraf bersama sejumlah warga lainnya langsung menjauh dan mencari lokasi yang dianggap lebih aman.
“Saya dan warga lainnya langsung menjauh dari tempat buaya itu,” ungkapnya.
Asraf mengatakan kemunculan buaya muara di Sungai Maloso sebenarnya bukan fenomena baru. Para pemancing yang kerap beraktivitas di kawasan tersebut sudah cukup sering melihat keberadaan buaya.
“Dari dulu memang sering muncul jadi tidak heran kalau tiba-tiba muncul lagi itu buaya,” katanya.
Meski kemunculan buaya sudah dianggap biasa oleh sebagian warga, keberadaannya di sekitar lokasi aktivitas masyarakat tetap perlu diwaspadai.
Terlebih, Sungai Maloso menjadi salah satu lokasi yang kerap didatangi warga untuk memancing maupun melakukan aktivitas lainnya di sekitar bantaran sungai.
Warga yang beraktivitas di sekitar Sungai Maloso, khususnya para pemancing, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga jarak dari lokasi kemunculan buaya, serta tidak mencoba mendekati atau mengganggu satwa tersebut.
Kemunculan buaya berukuran besar ini juga menjadi pengingat pentingnya pemantauan terhadap keberadaan satwa liar di aliran Sungai Maloso guna mengurangi risiko korban jiwa.(ifn/ajs)







