Mamuju, Mesakada.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menegaskan pentingnya edukasi kebencanaan sejak dini di lingkungan sekolah sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan membangun budaya sadar bencana pada generasi muda.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, mengatakan sekolah merupakan ruang strategis untuk menanamkan pengetahuan kebencanaan kepada anak-anak dan remaja. Pemahaman tentang potensi bencana, langkah mitigasi, serta cara penyelamatan diri dinilai mampu mengurangi risiko dan dampak bencana di masa depan.
“Edukasi kebencanaan di sekolah sangat penting agar siswa mengetahui apa yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi bencana. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan masyarakat Sulbar yang tangguh bencana,” ujar Yasir Fattah, Selasa (23/12/2025).
Menurutnya, BPBD Sulbar terus mendorong sinergi dengan Dinas Pendidikan, pihak sekolah, serta para pemangku kepentingan lainnya guna mengintegrasikan materi kebencanaan dalam proses belajar mengajar. Upaya tersebut juga dilakukan melalui kegiatan simulasi dan latihan evakuasi secara berkala.
Ia menambahkan, langkah ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda, dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam di wilayah Sulbar. (*)





