Polman, Mesakada.com – Kebakaran lahan terjadi di dua kecamatan di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Salah satu kebakaran menghanguskan lahan sekitar 5,21 hektare di Kecamatan Tinambung.
Kebakaran pertama terjadi di lahan terbuka yang dipenuhi sisa tebangan kayu di sekitar Jalan Bunga-Bunga, belakang BTN Grand Sulawesi, Kelurahan Patampanua, Kecamatan Matakali. Laporan diterima Mako Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Polewali Mandar pada pukul 12.38 WITA, Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (1/9/2026).
Kepala UPTD Damkar Polman, Imran mengatakan dua kejadian tersebut menjadi pengingat bahwa kondisi lahan kering dan angin dapat mempercepat penyebaran api.
“Hari ini menjadi bukti kesiapsiagaan personel kami. Di saat perwakilan regu menghadiri rakor pembentukan Pos Jaga di Kodim 1402, tim di Pos Induk Matakali dan Pos Tinambung tetap sigap merespons laporan kebakaran di wilayah masing-masing,” kata Imran.
Menurut Imran, seluruh kejadian kebakaran tersebut dicatat dalam sistem pendataan yang digunakan untuk memantau perkembangan Karhutla di Polman. Data tersebut menjadi bahan evaluasi bersama Damkar, BPBD Polman dan Satgas Karhutla Sulbar untuk menentukan langkah pencegahan.
Dalam kebakaran itu, UPTD Damkar Polman mengerahkan Regu C dengan dua armada dari Pos Induk Matakali. Petugas tiba di lokasi sekitar lima menit setelah menerima laporan. Api dengan cepat membesar akibat hembusan angin dan kondisi vegetasi yang kering. Petugas kemudian melakukan pelokalisasian agar kobaran tidak merembet ke area lainnya.
Kebakaran tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas pembakaran arang di sekitar lokasi. Namun, penyebab itu masih berdasarkan pendataan awal petugas di lapangan.
Personel kepolisian dari Polres Polman turut membantu pengamanan selama proses pemadaman.
Petugas membutuhkan waktu sekitar dua jam 48 menit untuk memadamkan api. Tumpukan kayu dan vegetasi kering membuat sejumlah titik api kembali muncul sehingga proses pemadaman berlangsung cukup lama.
Saat penanganan kebakaran di Matakali berlangsung, personel Damkar Polman lainnya mengikuti rapat koordinasi Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kodim 1402 Polman pada pagi hari. Rapat tersebut membahas pembentukan pos jaga untuk memperkuat pengawasan terhadap potensi kebakaran lahan.
Beberapa jam setelah kebakaran di Matakali ditangani, laporan kebakaran kembali diterima Damkar Polman. Kali ini kebakaran terjadi di Dusun Lombok, Desa Galung Lombok, Kecamatan Tinambung. Laporan diterima pada pukul 15.05 WITA. Petugas dari Pos Damkar Kecamatan Tinambung langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Berdasarkan pendataan awal, area yang terbakar mencapai sekitar 5,21 hektare. Lahan tersebut mayoritas ditumbuhi vegetasi liar yang juga dimanfaatkan sebagai tanaman pakan ternak kambing milik warga. Petugas berhasil mengendalikan api sehingga tidak merembet ke wilayah yang lebih luas.
Selain data kebakaran hutan dan lahan, pendataan tersebut mencakup kebakaran permukiman dan gedung, kondisi kekeringan, serta penyaluran bantuan air bersih.
(ifn/ajs)






