Mamuju, Mesakada.com — Setelah mengembangkan Pisang Cavendish, Sukun, dan Ikan Nila selama menjabat, Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin kini berencana kembali mengembangkan Kepiting Bakau di Sulbar.
Kepiting Bakau dinilai Bahtiar cocok dibudidayakan di Sulbar, karena memiliki lahan mangrove yang sangat luas. Bahtiar pun meminta restu dari DPRD Sulbar agar bisa membudidayakan Kepiting Bakau dalam skala besar.
“Kita mau mengkronkretkan arahan presiden untuk ketahanan pangan, khususnya ketersediaan komoditi. Saya lagi sedang mengembangkan komoditi kepiting di Sulbar. Potensi mangrove 8 ribu hektar. Saya pengin ada komoditi khas Sulbar,” kata Bahtiar, saat dikonfirmasi di Gedung DPRD Sulbar, Rabu 20 November.
Menurutnya, setiap daerah mesti memiliki komoditi khas. Sulbar memiliki peluang dan sudah ada perusahaan yang berminat. Sulbar bisa menjadi produksi kepiting terbesar.
“Bisa setara dengan Sulsel dan Kaltim yang terkenal dengan penghasil kepiting,” ujar Bahtiar. (*)






