Mamuju-Mateng Terdampak Banjir, Sungai Meluap Hingga Jembatan Putus

oleh
Jembatan Putus

Mamuju, Mesakada.com — Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah di Sulbar, Senin 21 Oktober, kemarin, membuat sebagian wilayah diterjang banjir. Bencana hidrometeorologi itu terjadi di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng).

Puluhan warga terpaksa terisolasi karena akses jembatan putus dan tanggul sungai yang jebol. Di Mamuju, khususnya Kecamatan Tommo, hujan deras membuat luapan sungai dan berakhir pada terputusnya salah satu jembatan.

Wilayah paling terdampak di Desa/Kelurahan Leling Barat dan Leling Induk, Kampung Baitang, Kabe dan Ledu. Akibatnya ada tiga orang hanyut. Dua sudah ditemukan dan satu orang masih dalam pencarian.

Sedangkan di Mateng, khususnya di Kecamatan Karossa, Desa Salubiro, Dusun Bendungan hujan deras membuat Sungai Salubiro meluap dan membuat tanggul sungai jebol. Setidaknya ada 63 KK menjadi korban dan fasilitas berupa akses Jalan Dusun Bendungan ±50 meter putus.

“Karen ini masih dalam wilayah kabupaten, masih BPBD kabupaten yang menangani. Untuk BPBD provinsi sudah mengirimkan tim assessment ke Mamuju dan Mamuju Tengah untuk pendataan awal dan pendampingan,” kata Plt Kepala BPBD Sulbar, Yasir Fattah, Selasa (22/10/2024).

BPBD Mamuju dan Mateng pun telah melakukan koordinasi dengan aparatur setempat, melakukan tindakan sesuai SOP kebencanaan, melakukan assesment/kaji cepat, melakukan analisa di TKM dan memberikan edukasi kebencanaan dan iimbauan

“TRC BPBD Provinsi tetap stanby apabila sewaktu-waktu kabupaten meminta bantuan,” tandasnya. (js)

No More Posts Available.

No more pages to load.