Makassar, Mesakada.com — Mahasiswa sekaligus pengusaha muda Kalla Institute kembali mendapat kesempatan emas untuk memamerkan unit usaha mereka. Sebanyak lima usaha mahasiswa Kalla Institute turut meramaikan Festival Buku & Literasi yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kota Makassar di Nipah Park, Ja & Joy, pada 11–12 Desember 2025.
Kehadiran mahasiswa dalam festival ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi juga sarana praktik langsung dalam mengelola operasional usaha, melayani konsumen, hingga menerapkan strategi pemasaran secara nyata. Kegiatan ini diinisiasi oleh Inkubator Kalla Institute sebagai bagian dari program pengembangan kewirausahaan mahasiswa untuk memperluas pengalaman mereka di dunia bisnis.
Lima unit usaha yang ditampilkan berasal dari berbagai sektor. Di bidang kuliner hadir Andien Cake House (@andiencakehouse) milik Andien Salzabila, Jajan Aci (@jajan.acii) milik Nayla Ulfiah Triazizah, serta Delish Pudding (@delishpudding.id) milik Della Puspita. Dari sektor kosmetik dan perawatan pribadi terdapat 7 PM Perfume (@7pm.perfume) milik Yudisial Aliev Hashemi. Sementara di bidang teknologi digital, mahasiswa memperkenalkan aplikasi Temura (@temuraidn) milik Andi Fany Febrina Jamal Putri.
Selama dua hari pelaksanaan festival, Andien menilai kegiatan ini sebagai peluang strategis untuk memperluas jangkauan pasar produknya. Nayla juga mengungkapkan bahwa pengalaman berinteraksi langsung dengan konsumen memberikan pembelajaran bisnis yang sangat berharga. Sementara Yudisial menilai festival ini efektif sebagai sarana branding sekaligus membaca respons pasar terhadap produk parfumnya.
Kepala Inkubator Kalla Institute, Khaerunnisa Nur Fatimah Syahnur, menyampaikan bahwa ke depan pihaknya menargetkan penguatan program kewirausahaan berbasis pengalaman belajar langsung, dengan menggandeng lebih banyak mitra serta membangun ekosistem bisnis yang kuat bagi mahasiswa.
“Kami ingin melahirkan wirausaha muda yang inovatif dan tangguh, sekaligus mampu berkontribusi bagi ekosistem kewirausahaan di Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Kalla Institute menegaskan komitmennya sebagai kampus yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga aktif mencetak pebisnis muda yang kreatif, berdaya saing, dan selaras dengan perkembangan ekonomi kreatif saat ini. (*)





