Mapilli, Mesakada.com — Dua pelajar berusia 17 tahun tewas setelah kecelakaan lalu lintas, di Jalan Trans Sulawesi, Desa Bonne-Bonne, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Keduanya meninggal usai terlindas mobil yang saat ini masih dalam pencarian.
Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 12.15 wita, Jumat (9/10/2026). Dua pelajar yang tewas berinisial MFZ dan AMP. Dari keterangan polisi, kecelakaan bermula ketika Honda Scoopy merah tanpa nomor polisi yang dikendarai MFZ berboncengan dengan AMP melaju dari arah timur menuju barat.
Saat melintas di lokasi kejadian, MFZ berusaha mendahului minibus yang bergerak searah di depan mereka. Namun, ketika menyalip dari sisi kanan, ada minibus lain yang melaju dari arah berlawanan. Korban tiba-tiba kehilangan kendali.
Akibatnya, MFZ dan AMP terjatuh dari sepeda motor. Keduanya terpisah dari kendaraan yang mereka tumpangi, lalu terlindas mobil yang saat itu langsung kabur dan belum diketahui identitasnya.
Kapolsek Wonomulyo, AKP Shandy Indrajatiwiguna membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pengendara sepeda motor kehilangan kendali saat berusaha mendahului kendaraan roda empat di depannya.
“Saat di TKP, roda dua hendak mendahului atau menyalip roda empat dari sebelah kanan. Namun pada saat proses menyalip, pengendara roda dua tiba-tiba kehilangan kendali,” kata AKP Shandy dalam keterangannya.
MFZ merupakan warga Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara AMP, warga Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo, mengalami luka berat dan sempat dilarikan ke RSUD Hajja Andi Depu sebelum akhirnya meninggal dunia.
Polisi masih menyelidiki identitas minibus beserta pengemudinya yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Hingga kini, kendaraan roda empat itu masih dalam penyelidikan.
Petugas Unit Lalu Lintas Polsek Wonomulyo bersama Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Polman telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi. Polisi juga mengecek kondisi korban di rumah sakit serta mengamankan sepeda motor Honda Scoopy sebagai barang bukti.
Akibat kejadian tersebut, sepeda motor korban mengalami lecet pada bagian kap samping kiri dan spatbor depan. Sementara minibus dilaporkan tidak mengalami kerusakan. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp500.000.
Polisi masih mendalami penyebab kecelakaan dan menelusuri identitas pengemudi minibus untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. (ifn/ajs)







