Bontang, Mesakada.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang memfokuskan kajian pembukaan rute kapal laut Bontang–Mamuju sebagai jalur pelayaran baru yang dinilai paling realistis dan menguntungkan.
Rute ini diproyeksikan dilayani kapal berkapasitas 300 hingga 500 penumpang, sekaligus mampu mengangkut barang dan kendaraan.
Sejumlah pihak swasta telah menyatakan minat untuk mengoperasikan rute Bontang–Mamuju, di antaranya PT Global Indo dan ASDP Balikpapan. Meski demikian, Pemkot Bontang menegaskan akan sangat selektif dalam menentukan operator, dengan mengutamakan aspek keselamatan, kelayakan fisik kapal, kualitas pelayanan, serta profesionalitas pengelola.
“Nantinya kita akan melihat terlebih dahulu, mana yang benar-benar bisa menjanjikan. Jadi tidak sembarangan dalam memilih dan mengambil keputusan,” tegasnya, dilansir Mediakaltim, Sabtu (20/12).
Secara ekonomi, rute Bontang–Mamuju dinilai menjanjikan, dengan estimasi keuntungan mencapai sekitar 19 persen pada pelayaran pertama. Selain melayani penumpang, kapal ini juga diharapkan menjadi jalur strategis pengangkutan bahan pokok dan kendaraan, sehingga memperkuat distribusi logistik lintas wilayah.
Pemkot Bontang menilai keberadaan rute ini penting untuk mengurangi ketergantungan pasokan bahan pokok dari Pulau Jawa, sekaligus membuka jalur distribusi alternatif dari Sulawesi.
“Jadi kita jangan hanya bergantung bahan pokok ke Pulau Jawa saja, harus bisa juga dari Sulawesi,” tambahnya. (*)






