Campalagian, Mesakada.com — Dapur rumah seorang guru honorer di Dusun Parabbaya Satu, Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polman, terbakar saat pemilik rumah sedang memasak nasi, Selasa (13/10/2026). Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 20 juta.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.40 WITA di rumah milik Suburia (41). Saat itu, Suburia tengah memasak nasi sebelum meninggalkan dapur sejenak untuk mengambil telepon genggam di teras rumah.
Ketika kembali ke dapur, Suburia mendapati api telah berkobar. Ia kemudian berteriak meminta pertolongan hingga mengundang perhatian suaminya, Hasanuddin (43), dan warga sekitar.
Hasanuddin berupaya memadamkan api menggunakan air sembari meminta bantuan warga. Sejumlah warga kemudian ikut membantu pemadaman dengan peralatan seadanya.
Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Campalagian turut dikerahkan ke lokasi. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.30 WITA sebelum menjalar dan menghanguskan seluruh bagian rumah.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut merusak bagian dapur dan sejumlah barang milik korban. Barang yang rusak di antaranya televisi, lemari, peralatan memasak, serta surat-surat berharga.
Kapolsek Campalagian, Iptu Harifuddin, mengatakan personelnya telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengumpulkan keterangan dari pemilik rumah serta sejumlah saksi.
Polisi masih mengumpulkan informasi terkait peristiwa tersebut. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran belum dijelaskan dalam keterangan kepolisian.
Harifuddin mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di rumah, terutama ketika memasak. Warga juga diminta segera meminta bantuan masyarakat sekitar dan menghubungi petugas terkait apabila terjadi kebakaran. (*)







